Berita

Presiden Brasil, Lula da Silva/Net

Dunia

Presiden Brasil Jalani Operasi Pendarahan Otak Lanjutan

KAMIS, 12 DESEMBER 2024 | 09:18 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kondisi kesehatan Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva belakangan sedang tidak baik, karena ia harus menjalani serangkaian operasi untuk mengatasi pendarahan di permukaan otaknya.

Dokter di rumah sakit Sirio-Libanes di Sao Paulo, Brasil mengumumkan bahwa Lula akan memulai prosedur operasi embolisasi arteri meningeal tengah pada Kamis, 12 Desember 2024.

Prosedur ini disebut memungkinkan tenaga medis memasuki pembuluh darah pasien menggunakan tabung kecil, memasukkan sumbatan kecil untuk mencegah pendarahan dari arteri, yang terletak di luar otak.


Dokter pribadi Lula, Roberto Kalil Filho mengatakan kepada wartawan bahwa prosedur tersebut relatif sederhana dan berisiko rendah, tidak lebih dari satu jam.

"Kami menunggu untuk melihat apakah presiden pulih dengan baik sebelum memutuskan untuk melanjutkan prosedur tersebut," ujarnya dalam sebuah pernyataan, seperti dimuat Al Jazeera.

Pada Selasa, 10 Desember 2024, Lula telah menjalani operasi awalan selama dua jam. Meskipun akan menjalani operasi lanjutan hari ini, dokter menekankan bahwa Lula sadar dan sedang dalam pemulihan.

"Ia menjalani fisioterapi, berjalan, dan menerima kunjungan dari anggota keluarga," kata dokter dalam sebuah pernyataan.

Lula, yang saat ini telah menjalani sekitar setengah masa jabatannya sebagai presiden, dianggap sebagai presiden tertua yang masih menjabat di Brasil.

Ia dilantik untuk masa jabatan ketiganya pada Januari 2023, pada usia 77 tahun dan sekarang, pada usia 79 tahun, ia melampaui pemegang rekor sebelumnya, Michel Temer, yang berusia 78 tahun saat ia meninggalkan jabatannya.

Dokter mengatakan Lula akan kembali ke ibu kota Brasilia pada awal minggu depan, tanpa efek samping yang diantisipasi setelah kedua operasinya.

Wakil presiden Lula, Geraldo Alckmin, telah dipanggil kembali ke Brasilia untuk mengisi tugas resmi.

Sementara itu, sekelompok pendukung Lula bertemu di Brasilia pada hari Selasa, 10 Desember 2024 untuk menyampaikan dukungan kepada presiden yang sebelumnya menjabat sebagai presiden dari tahun 2003 hingga 2011 tersebut.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT BPN, Uang Disimpan di Rumah Tangan Kanan Nusron

Selasa, 15 September 2026 | 20:26

Bapera Hormati Proses Hukum Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 20:24

Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jahit Harmoni Lintas Generasi

Selasa, 15 September 2026 | 20:11

BNI-Pajakind Integrasikan Layanan Perbankan-Perpajakan Digital untuk UMKM

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

Ini Identitas 19 Orang Terjaring OTT KPK di Kasus Kementerian ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

KPK Tahan 8 Tersangka Kasus Suap ATR/BPN, Tangan Kanan Nusron hingga Bos Summarecon

Selasa, 15 September 2026 | 19:58

UOB: Indonesia Punya Tameng Hadapi Guncangan Global, Apa Itu?

Selasa, 15 September 2026 | 19:37

KUHP-KUHAP Baru Perkuat Peran Advokat Dampingi Klien

Selasa, 15 September 2026 | 19:28

Purbaya Terlempar dari Kabinet Diduga Gegara Whoosh

Selasa, 15 September 2026 | 19:17

Pejabat ATR/BPN Terjaring OTT KPK, Wamen Ossy Minta Publik Tak Berspekulasi

Selasa, 15 September 2026 | 19:01

Selengkapnya