Berita

Kunjungan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, ke kediaman Presiden RI, Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara No. 4, Jakarta Selatan/Ist

Politik

Ray Rangkuti:

Seringnya Jokowi Bertemu Prabowo di Luar Kelaziman

MINGGU, 08 DESEMBER 2024 | 13:17 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Direktur Eksekutif Lingkar Madani Ray Rangkuti melontarkan kritik terkait intensitas pertemuan mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Presiden Prabowo Subianto.

"Agak mengherankan. Intensitas pertemuan pak Jokowi dengan Presiden Prabowo sudah di luar kelaziman. Hanya hitungan 2 bulan, sudah hampir 4 kali mereka bertemu. Sebuah pertemuan yang tidak lazim,” kata Ray Rangkuti dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 8 Desember 2024.

Menurutnya, ketika Jokowi menjadi presiden waktu itu, tidak pernah melakukan pertemuan secara intens dengan pendahulunya, termasuk dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. 


“Ketika pak Jokowi dilantik menjadi presiden, intensitas pertemuan pak Jokowi dengan ibu Mega sangat jarang terjadi. Bila hal itu terjadi, disebabkan karena memang ada kegiatan yang menghajatkan mereka untuk bertemu,” kata Ray.

“Entah karena urusan partai, atau karena agenda kebangsaan. Tapi agak jarang mendengar pak Jokowi bertemu dengan ibu Mega disebabkan kangen-kangenan, atau ingin makan-makan malam,” sambungnya.

Diketahui, Presiden ke-7 RI Joko Widodo mengunjungi  kediaman Presiden Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara No. 4, Jakarta Selatan, pada Jumat malam, 6 Desember 2024.

Sebelumnya pertemuan empat mata Jokowi dengan Prabowo Subianto berlangsung di Restoran Plataran Senayan, Jakarta, pada Selasa malam, 8 Oktober 2024.

Lalu Presiden Prabowo Subianto berkunjung ke kediaman Presiden ke-7 RI Joko Widodo di Jalan Kutai Utara, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Minggu malam, 3 November 2024.

Prabowo sebelumnya juga bertamu ke kediaman Jokowi pada 13 Oktober lalu. Saat itu pertemuan dihadiri putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka dan politikus Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya