Berita

Presiden Prabowo Subianto dan Xi Jinping di Beijing, China pada Sabtu, 9 November 2024/Repro

Bisnis

Prabowo Boyong Rp156 Triliun Investasi China ke Indonesia

MINGGU, 10 NOVEMBER 2024 | 15:39 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke China akan menghasilkan perjanjian investasi baru ke dalam negeri sebesar 10 miliar dolar AS atau Rp156 triliun.

Hal itu diungkap oleh Prabowo dalam sambutannya selama pertemuan bilateral dengan Presiden Xi Jinping di Beijing pada Sabtu, 9 November 2024.

Dikatakan bahwa penandatanganan perjanjian investasi itu akan dilakukan selama pertemuan antara Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bertemu dengan sejumlah perusahaan China hari ini, Minggu, 10 November 2024.


"Besok (Minggu), saya akan diundang ke pertemuan antara Kadin Indonesia dengan perusahaan-perusahaan top China. Dan kita akan menandatangani persetujuan kerja sama yang totalnya lebih dari 10 juta dollar AS," ujar Prabowo.

Menurut Prabowo pencapaian yang signifikan tersebut menggambarkan hubungan kemitraan yang strategis antara China dan Indonesia.

"Saya pikir ini adalah pencapaian yang sangat signifikan dalam hubungan kita (Indonesia-China)," tegas Prabowo.

Selain aspek ekonomi, Prabowo juga menyampaikan minat pemerintah untuk belajar dari China dalam hal memberantas kemiskinan. Menurutnya pemerintahan saat ini akan meningkatkan upaya pengentasan kemiskinan di Tanah Air.

"Kita akan meningkatkan upaya kita untuk memberantas kemiskinan, dan saya kira kita ingin belajar lebih banyak dari pengalaman Tiongkok juga," paparnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya