Berita

Nasdem Tower/RMOL

Politik

Tahu Diri Tak Gabung Kabinet, Parpol Lain Harus Contoh Nasdem

SENIN, 14 OKTOBER 2024 | 12:56 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Keputusan Partai Nasdem untuk tidak bergabung dengan pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka patut diacungi jempol.

Menurut Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI), Adi Prayitno, Nasdem yang sejak awal memang tidak mendukung Prabowo di Pilpres 2024 sudah seharusnya konsisten menjadi penyeimbang di luar kabinet.

Bersama Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Nasdem memilih mengusung Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar.


"Yang kalah pemilu mestinya di luar pemerintahan," kata Adi kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Senin, 14 Oktober 2024.

Analis Politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta itu pun mendorong partai-partai lainnya yang tidak berkeringat memenangkan Prabowo untuk mengikuti jejak Nasdem.

"Partai lain harus contoh keberanian Nasdem," tegas Adi Prayitno.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Saan Mustopa menegaskan, Nasdem tidak mengambil kursi menteri yang ditawarkan karena menjunjung etika dan kepantasan.

"Secara etika tentu Nasdem istilahnya tahu diri ya. Kami memberikan kesempatan bagi partai-partai koalisi pendukung Pak Prabowo-Pak Gibran untuk mengisi komposisi di kabinet," kata Saan di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Senin, 14 Oktober 2024.



Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Kejagung Periksa 6 Saksi Kasus Korupsi BGN

Selasa, 25 Agustus 2026 | 04:12

Karhutla Tak Cukup Dipadamkan, Harus Dicegah dan Diusut

Selasa, 25 Agustus 2026 | 04:00

Bung Karno Sang Orator

Selasa, 25 Agustus 2026 | 03:38

Tangis Megawati Pecah saat Wajah Bung Karno Muncul di Langit Gelora Bung Tomo

Selasa, 25 Agustus 2026 | 03:20

Jangan Takut, tapi Tetap Waspada soal Isu Rusuh Agustus Jilid II

Selasa, 25 Agustus 2026 | 03:07

15 Saksi Dugaan Penyalahgunaan Pelimpahan Nomor Porsi Haji 2026 Diperiksa

Selasa, 25 Agustus 2026 | 02:33

Tim Hukum Hukum Ungkap 30 Pelanggaran Penanganan Kasus Febrie Adriansyah

Selasa, 25 Agustus 2026 | 02:20

DSI Resmi Beroperasi, Ini Jajaran Direksi dan Komisarisnya

Selasa, 25 Agustus 2026 | 02:02

Soekarno Cup 2026 Libatkan 400 Talenta Muda

Selasa, 25 Agustus 2026 | 01:31

Mustahil Sjafrie Larang Mahasiswi Unhan Berjilbab

Selasa, 25 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya