Berita

Bangko Sentral ng Pilipinas (BSP) atau Bank Sentral Filipina/Net

Bisnis

Peso Filipina Naik 0,1 Persen Setelah BSP Umumkan Pemangkasan Cadangan Bank Komersial

SABTU, 21 SEPTEMBER 2024 | 08:47 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bank Sentral Filipina akan mengurangi jumlah cadangan yang harus dimiliki oleh bank komersial sebesar 250 basis poin mulai 25 Oktober.

Mereka juga menegaskan bahwa prospek inflasi berarti pemotongan lebih lanjut yang mungkin saja dilakukan.

Dalam pengumumannya ada Jumat (20/9) waktu setempat, Bangko Sentral ng Pilipinas (BSP) mengatakan rasio persyaratan cadangan (RRR) untuk bank universal dan komersial akan dipotong sebesar 250 basis poin menjadi 7,0 persen.


Persyaratan cadangan untuk bank digital dan bank tabungan akan turun masing-masing sebesar 200 bps dan 100 bps, pada tanggal yang sama.

Pemangkasan tersebut sejalan dengan upaya BSP untuk mengurangi distorsi dalam sistem keuangan, menurunkan biaya intermediasi, dan mendorong penetapan harga yang lebih baik untuk layanan keuangan.

"Karena inflasi terus mengikuti jalur yang konsisten dengan target selama dua tahun ke depan, BSP akan menilai kembali perlunya pemangkasan lebih lanjut dalam RRR agar lebih selaras dengan norma regional dalam jangka menengah," kata BSP dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Reuters.

Gubernur BSP Eli Remolona telah mengisyaratkan pemangkasan tersebut sebelumnya, dengan mengatakan bahwa pemangkasan lebih lanjut pada tahun 2025 mungkin saja terjadi. 

Setelah pengumuman tersebut, Peso Filipina naik 0,1 persen menjadi 55,480 terhadap Dolar AS, sementara saham Filipina naik sebanyak 1,6 persen menjadi 7.316,70 poin, tertinggi sejak Maret 2022.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Digelar di Ambon, Muktamar XIV KAMMI Usung Semangat Ale Rasa, Beta Rasa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:29

KPU Perlu Keluarkan Surat Gibran Tidak Memenuhi Syarat Wapres

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:13

Gumarang Soroti Perubahan Sikap Rocky Gerung Setelah Masuk Lingkaran Istana

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:48

10 Saham Paling Tertekan saat IHSG Anjlok 7 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:16

OJK Serahkan Lagi Hasil Penelusuran Aset DSI, Bareskrim Sudah Sita Rp432 Miliar

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:04

Eksekusi Suntik Mati Gagal, Christa Pike Akui Alami Trauma dan Rasa Sakit

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:52

Harga Bitcoin Tertekan Setelah Binance Dibobol Hacker

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:44

Pendiri Ayam Goreng Suharti Tutup Usia, Merintis Bisnis Sejak 1956

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:30

Intel Babak Belur, Saham Anjlok 29 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:19

Kemlu Dalami Informasi WNI Tewas Saat Dinas Militer di Rusia Lewat KBRI Moskow

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05

Selengkapnya