Berita

Capres Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo/Repro

Politik

DEBAT PILPRES 2024

Ganjar Tekankan Pentingnya Preventif dan Promotif Agar Anggaran Kesehatan Tidak Jebol

MINGGU, 04 FEBRUARI 2024 | 20:57 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Preventif dan promotif dalam sektor kesehatan sangat penting guna mencegah pemborosan anggaran yang tidak jelas.

Hal itu ditegaskan Capres Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo ketika merespons dua capres lainnya, Anies Baswedan dan Prabowo Subianto dalam debat capres terakhir di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Minggu malam (4/2).

“Saya masih berprinsip pada preventif promotif itu jauh lebih baik, kalau tidak kita ‘kobol-kobol’, biaya kita akan habis untuk menangani orang sakit,” tegas Ganjar.


Menurutnya, pencegahan dini sangat penting dan berdampak serius terhadap pengelolaan kesehatan di Tanah Air secara menyeluruh atau holistik.

One health, satu kesehatan untuk semua. Ya manusianya, ya kesehatan hewannya, kan ada zonosis juga di sana.Maka kalau kita bicara bagaimana secara holistik, maka kesehatan semesta inilah yang mesti kita ciptakan. Kalau kita bisa mencegah, maka inilah yang akan bisa membikin manusia bisa hidup sehat,” tuturnya.

Atas dasar itu, mantan Gubernur Jawa Tengah itu memastikan bahwa anggaran kesehatan 5 persen dari APBN sebagaimana diatur dalam UU yang sempat dipotong di era Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan dikembalikan seperti semula.

“Maka sekali lagi anggaran untuk pencegahan untuk kesehatan itu bisa kembali pada formula awal dan yang kemudian kita menciptakan ruang-ruang kelayakan yang jauh lebih baik, apalagi untuk preventif dan promotif yang bisa diberikan oleh pemerintah,” pungkasnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya