Berita

Cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka/Net

Politik

Gibran Rakabuming Raka Sedang Mainkan Teori Kapal Selam

SENIN, 25 DESEMBER 2023 | 11:48 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Tidak mau hadir debat di beberapa tempat tapi spektakuler saat debat calon wakil presiden (cawapres) yang diselenggarakan KPU RI, cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka sedang menjalankan teori kapal selam.

Dikatakan Komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan alias Kang Tamil, keengganan hadir di debat di luar KPU diyakini karena Gibran lebih memilih pola-pola kampanye yang lain, yang lebih menyentuh kepada masyarakat.

"Karena kita juga harus tau bahwa jadwal kampanye ini terbatasnya. Kalau kemudian semua jadwal-jadwal debat itu diikuti, maka sangat terbatas sekali jadwal-jadwal kunjungan ke bawah," kata Kang Tamil kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (25/12).


Apalagi, kata Kang Tamil, Gibran juga saat ini masih bertugas sebagai Walikota Solo. Sehingga, Gibran harus membagi waktu untuk bekerja dengan kampanye.

"Terlebih dari itu mungkin ada strategi. Dalam politik itu ada namanya strategi kapal selam. Strategi kapal selam itu saya lihat dimainkan Gibran dengan baik," terangnya.

Kang Tamil menilai, dengan tidak hadirnya Gibran di acara debat yang lain, cenderung akan membuat stigma seolah-olah Gibran takut. Akan tetapi ketika debat resmi yang diselenggarakan KPU, Gibran muncul dengan spektakuler.

"Ibarat kapal selam, yang tadinya berada di bawah dasar laut tiba-tiba dia muncul ke permukaan dengan begitu gagah dan spektakuler," pungkas Kang Tamil.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya