Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Pengguna dan Volume Transaksi QRIS Melonjak, Capai 1,2 Miliar

SELASA, 14 NOVEMBER 2023 | 14:49 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Jumlah pengguna dan volume transaksi dari Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) tercatat mengalami peningkatan yang signifikan.

Bank Indonesia (BI) dalam laporannya mencatat hingga September 2023, jumlah pengguna QRIS mencapai 40,05 juta pengguna.

Sementara untuk volume transaksi QRIS sudah mencapai 1,2 miliar transaksi, yang sebelumnya ditargetkan BI hanya mencapai 1 miliar di 2023.


Dengan jumlah tersebut, artinya volume transaksi QRIS telah melewati dari target yang ditentukan dalam rencana kinerja BI.

“Di tengah dinamika dan juga permasalahan yang berat dari global maupun nasional, secara keseluruhan pelaksanaan tugas BI tahun 2023 itu berjalan baik, termasuk sistem pembayaran juga jumlah pengguna dan volume transaksi QRIS,” kata Gubernur BI, Perry Warjiyo, dalam raker bersama DPR RI, yang dikutip Selasa (14/11).

Saat ini, dalam rencana kinerja pada tahun 2024, BI menargetkan volume transaksi QRIS naik 100 persen dari target pada tahun 2023, atau menjadi 2 miliar volume transaksi QRIS.

Baru-baru ini, BI sendiri telah memperluas penggunaan sistem pembayaran tersebut hingga ke luar negeri, di antaranya Thailand, Malaysia, dan terbaru, Singapura yang akan berlaku mulai 17 November mendatang.

Perluasan tersebut terjadi setelah QRIS terus memperlihatkan pertumbuhan penggunaannya yang pesat di dalam dan di luar negeri.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya