Berita

Mahfud MD dan Ganjar Pranowo/Net

Politik

Ceruk Suara NU Masih Diincar PDIP, Ganjar Akan Dipasangkan dengan Mahfud MD?

SELASA, 02 MEI 2023 | 11:35 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Potensi ceruk suara warga Nahdliyin diprediksi masih jadi incaran utama PDI Perjuangan untuk memenangkan Pilpres 2024. Sehingga, diskusi soal pendamping Ganjar Pranowo yang telah dideklarasikan menjadi capres pun mulai mengemuka.

Pengamat politik Citra Institute, Yusak Farchan menganalisis, PDIP selaku pemenang Pilpres dan Pileg 2019 punya pengalaman bisa memperoleh efek elektoral dari pengusungan Maruf Amin sebagai cawapres Jokowi.

Menurutnya, hal yang sama bisa diperoleh partai politik (parpol) berlambang banteng moncong putih itu. Salah satunya dengan menggaet figur dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU) pada Pemilu Serentak 2024.


"Sejauh ini, stok cawapres potensial memang banyak berasal dari Jawa Timur, seperti Mahfud MD, Khofifah Indar Parawansa, maupun AHY (Agus Harimurti Yudhoyono)," ujar Yusak kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (2/5).

Secara geografis, Yusak memandang wilayah Jatim menjadi kantong suara utama dalam upaya meraup pemilih kalangan Nahdliyin.

Namun, jika melihat kondisi politik elektoral saat ini, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sutomo ini berpendapat, Mahfud MD punya kans dipilih oleh PDIP, dibanding beberapa nama lain yang muncul tersebut.

"Mahfud berasal dari lingkaran Islam kultural (NU) yang memiliki pengaruh signifikan dalam pertarungan pemilu. Dan bisa dikatakan merepresentasikan kelompok NU dan mewakili Jawa Timur, sehingga sangat potensial menambah suara," tuturnya. 

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

BRI Catat 6.022 Debitur KUR di Pangkalpinang, Didominasi Petani Sawit

Senin, 29 Juni 2026 | 22:23

Mengenal Emission Trade System

Senin, 29 Juni 2026 | 22:06

KPK Perpanjang Penahanan ASN BPK Sumsel Titin Rita Lestari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:52

DPR Minta Polisi Segera Penjarakan Penganiaya Caddy di Tangerang

Senin, 29 Juni 2026 | 21:36

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Perkuat Resiliensi Media demi Pembangunan Papua

Senin, 29 Juni 2026 | 21:34

Ahmad Muzani Bicara Potensi Wisata Religi Saat Temui Ketua MPR Uzbekistan

Senin, 29 Juni 2026 | 21:32

Bupati Muara Enim Edison Masih Nginep di Rutan KPK dalam 40 Hari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:14

DMO dan RKAB Harus jadi Prioritas Amankan Pasokan Batu Bara

Senin, 29 Juni 2026 | 20:44

Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Kementerian PU di Bekasi Usung Gentengisasi

Senin, 29 Juni 2026 | 20:36

Brasil vs Jepang: Duel Raksasa di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 20:28

Selengkapnya