Berita

Duta Besar RI untuk Kerajaan Spanyol, Muhammad Najib/Net

Politik

Di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global, Perdagangan Indonesia-Spanyol Meningkat

JUMAT, 28 OKTOBER 2022 | 17:54 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Beratnya tantangan ekonomi global saat ini membuka peluang bagi siapapun yang mau bekerja keras. Hal itu disampaikan Duta Besar RI untuk Kerajaan Spanyol, Muhammad Najib.

"Sebagai bukti ekspor kita ke Spanyol meningkat," demikian kata Najib mewakili KBRI Madrid, didampingi Atase Perdagangan dan ITPC Barcelona pada rangkaian Trade Expo Indonesia (TEI) ke-37 di ICE, Tangerang pada (19-23/10).

Najib mengatakan atas dasar potensi pasar Spanyol yang tinggi, ia memprakarsai diselenggarakannya Dialog Bisnis Indonesia-Spanyol, antara Menteri Perdagangan, Bapak Zulkifli Hasan dengan Delegasi Bisnis asal Spanyol pada tanggal 20 Oktober 2022.


Dalam acara itu dihadiri lebih dari 20 pelaku usaha Spanyol beserta partnernya di Indonesia yang diapresiasi langsung oleh Menteri Perdagangan RI atas peningkatan hubungan ekonomi antara kedua negara.

Pada TEI 2022, juga dilakukan penandatanganan kesepakatan bisnis antara pengusaha Spanyol dan Indonesia. Pada acara tersebut, 5 perusahaan Indonesia mencapai kesepakatan bisnis senilai USD 10 juta yang mencakup sektor-sektor, meliputi furniture, home decor, food and beverage, serta produk kecantikan.
    
Dalam rangka menggali potensi ekonomi kreatif, Dubes Najib juga turut diundang pada Jakarta Muslim Fashion Week 2023 yang dibuka oleh Wakil Presiden RI yang diikuti oleh 144 desainer.

Ke depan, KBRI Madrid bertekat agar desainer-desainer Indonesia pada sektor modest fashion dapat juga mendapat kesempatan untuk melakukan showcasing kreasinya di Spanyol.

Berkontribusi pada pemulihan ekonomi nasional, Dubes Najib dan jajarannya akan terus memprioritaskan diplomasi ekonomi dan peningkatan ekspor Indonesia ke Spanyol.

Saat ini, pasar Spanyol adalah destinasi ekspor Indonesia terbesar ke-16 di dunia dan ke-4 di Uni Eropa setelah Belanda, Jerman dan Italia.

Sementara itu, neraca perdagangan antar kedua negara mencapai USD 3,03 miliar pada tahun 2021 lalu.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Peluang Emas Kuliah Gratis Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 Resmi Dibuka

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Di Posko Pengungsian, Gibran Pastikan Kebutuhan Anak-Anak Terpenuhi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Prioritaskan Guru PPPK Wilayah 3T Jadi PNS

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:19

Utang AS Terus Membengkak, Tekanan Fiskal Makin Besar

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:16

Jangan Sampai Utang Gerogoti Ruang Fiskal

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:07

Purbaya Siapkan Rp31 Triliun untuk Pengalihan PPPK ke Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:05

Emas “di Bawah Bantal” Warga RI Capai 1.800 Ton, Nilainya Diprediksi Tembus Rp4.400 Triliun

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:01

Tak Benar Febrie Minta Emas 74 Kg hingga Uang Dikembalikan

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:45

Pemerintah Raup Rp34 Triliun dari Lelang SUN

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Iran Siapkan Serangan Balasan hingga Eropa Jika AS Perluas Perang

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Selengkapnya