Berita

Ketua Pusat Studi Air Power Indonesia, Chappy Hakim saat hadiri peluncuran buku Ilham Habibie/RMOL

Politik

Hadiri Peluncuran Buku Ilham Habibie, Chappy Hakim: Sedikit Orang yang Konsen Penerbangan

JUMAT, 28 OKTOBER 2022 | 16:43 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Buku tentang industri dirgantara Indonesia kembali diluncurkan putra Presiden ketiga RI BJ Habibie, Ilham Habibie.

Ilham meluncurkan buku berjudul "Kebangkitan Industri Dirgantara Mewujudkan Indonesia Emas 2045" yang digelar di Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (28/10).

Dalam acara peluncuran bukunya tersebut, turut hadir Ketua Pusat Studi Air Power Indonesia, Chappy Hakim, yang sangat mengapresiasi konsistensi Ilham mengembangkan industri dirgantara dalam negeri.


"Saya merasa memperoleh kehormatan diundang di kesempatan yang luar biasa ini, karena tidak banyak orang Indonesia yang menulis tentang penerbangan," ujar Chappy.

Alasan Chappy memberikan apresiasi yang tiggi kepada Ilham adalah karena mengerti pentingnya industri penerbangan di Indonesia, di samping persoalan minat anak bangsa yang belum begitu tinggi terhadap bidang ini.

"Mengapa saya sangat menghargai? Karena penerbangan tidak banyak orang konsen, tidak banyak orang memperhatikan tentang kedirgantaraan," sambungnya menegaskan.

Lebih dari itu, Chappy melihat ketertarikan nak bangsa dan publik secara umum terhadap dunia perbangan hanya karena beberapa hal, salah satunya adalah ketika terjadi persitiwa kecelakaan pada pesawat terbang.

"Itu adalah penyebab mendasar bagi saya untuk memberikan apresiasi peluncuran buku saudara Ilham Habibie," ungkapnya.

"Karena tidak banyak saudara-saudara kita yang memiliki konsen tentang kedirgantaraan kita," demikian Chappy menambahkan.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya