Berita

Salah satu adegan latihan anti teror yang digelar BNPT/Ist

Politik

Cegah Terorisme Jelang KTT G20, BNPT Gelar Latihan

MINGGU, 23 OKTOBER 2022 | 20:47 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Pemerintah terus mematangkan pengamanan jelang puncak Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali pada November 2022. Berbagai persiapan telah dilakukan oleh pihak-pihak terkait, termasuk pencegahan terorisme.

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menggelar latihan mencegah adanya aksi terorisme selama gelaran KTT G20 di Renon, Denpasar. Simulasi telah berlangsung dari 17-20 Oktober 2022 dengan melibatkan sekitar 150 orang personel gabungan.

Deputi Bidang Penindakan dan Pembinaan Kemampuan BNPT, Irjen Ibnu Suhendra mengatakan, latihan ini merupakan bentuk kesiapsiagaan nasional dalam mengamankan KTT G20. Dimana nantinya sejumlah delegasi dari berbagai belahan dunia akan datang ke Bali.


"Ini sebagai bentuk kesiapsiagaan nasional kita dalam upaya pengamanan G20. Dimana pelaksanaan ini berlangsung dari Januari hingga November 2022," tuturnya.

BNPT juga telah melakukan koordinasi dengan sejumlah stakeholder untuk berpartisipasi dalam pengamanan KTT G20 antara lain Dinas Kesehatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Pemerintah Provinsi Bali, TNI dan Polri serta BIN maupun institusi lainnya.

"Pengamanan kita ada ring 1, ring 2 dalam hal ini fokus pada pencegahan terorisme," ujar Irjen Ibnu.

Pada kesempatan yang sama, Kapolda Bali Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra mengatakan pihaknya akan melaksanakan kegiatan pelatihan ini agar dapat memberikan kesiapan yang lebih optimal lagi. Apalagi yang akan datang merupakan tamu VVIP dan kepala negara anggota G20.

"Sebelumnya memang (pertemuan) tingkat menteri atau tingkat lain. Tapi pola pengamanan yang jelas pada prinsipnya sama, tinggal tingkatkan eskalasinya," tegas Kapolda Putu Jayan.

Beberapa poin dalam latihan bersama ini, yaitu untuk meningkatkan dan mengoptimalkan sinergisitas pasukan-pasukan khusus penanggulangan teror yang dimiliki TNI-Polri sebagai bentuk kesiapsiagaan nasional menjelang KTT G20.

Selain itu, memastikan setiap komponen pengamanan KTT G20 dalam keadaan siap dan dapat berkomunikasi dengan baik, sehingga mekanisme hubungan tata cara kerja (HTCK) pengamanan G20 dapat berjalan lancar.

Komitmen pemerintah Indonesia dalam penanggulangan terorisme sangat kuat dan akan terus mengedepankan preventif justice, berfokus pada upaya mencegah terjadinya aksi teror serta memutus mata rantai radikalisme sebagai akar dari terorisme itu sendiri. Dengan langkah pencegahan tersebut, diharapkan KTT G20 dapat berlangsung aman dan lancar khususnya dari gangguan terorisme.

Sebelumnya, Badan Intelijen Negara (BIN) telah memastikan bahwa pengamanan KTT G20 dilakukan dengan serius dan penuh kewaspadaan.

Menurut Jurubicara BIN, Wawan Hari Purwanto, pengamanan telah dipersiapkan dari berbagai aspek, meliputi keamanan siber, penjagaan ketat di pintu keluar-masuk Pulau Dewata hingga antisipasi bencana alam.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Peluang Emas Kuliah Gratis Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 Resmi Dibuka

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Di Posko Pengungsian, Gibran Pastikan Kebutuhan Anak-Anak Terpenuhi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Prioritaskan Guru PPPK Wilayah 3T Jadi PNS

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:19

Utang AS Terus Membengkak, Tekanan Fiskal Makin Besar

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:16

Jangan Sampai Utang Gerogoti Ruang Fiskal

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:07

Purbaya Siapkan Rp31 Triliun untuk Pengalihan PPPK ke Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:05

Emas “di Bawah Bantal” Warga RI Capai 1.800 Ton, Nilainya Diprediksi Tembus Rp4.400 Triliun

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:01

Tak Benar Febrie Minta Emas 74 Kg hingga Uang Dikembalikan

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:45

Pemerintah Raup Rp34 Triliun dari Lelang SUN

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Iran Siapkan Serangan Balasan hingga Eropa Jika AS Perluas Perang

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Selengkapnya