Berita

Front juang 45 melakukan konferensi pers/Net

Politik

150 Ribu Warga Jakarta Dukung Anies Maju Pilpres 2024

SABTU, 15 OKTOBER 2022 | 04:32 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Seratus lima pulh ribu orang Jakarta dikabarkan akan melakukan dukungan terbuka kepada Anies Baswedan maju di pemilihan presiden (Pilpres) tahun 2024 mendatang.

Ratusan ribu massa itu terdiri dari 12 elemen relawan yang berkomitmen menjadikan Anies Baswedan Presiden. Elemen itu tergabung dalam Front Joang 45. Mereka akan berkumpul di Balai Kota DKI Jakarta di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, pada Minggu lusa (16/10).

Belasan relawan itu datang ke Balai Kota DKI untuk melepas Anies yang resmi purna tugas sebagai Gubernur DKI Jakarta.


Belasan relawan Anies yang tergabung dalam Front Joang 45 antara lain Abdi Rakyat, Rekan Indonesia, Sohib Indonesia, Relawan Simpatisan Indonesia (Relasi), Sigap Indonesia, Jakarta Bahagia, Gerakan Masyarakat Bersatu (Gemas), Gerakan Muda Inspirasi Jakarta (Gema Asa), Sparta Indonesia, Relawan Anies Jakarta (Raja), Siap Indonesia, dan Sahabat Lansia.

Ketua Umum Abdi Rakyat Muhammad Huda memprediksi 150 ribu warga yang berasal dari Jakarta dan sekitarnya berkumpul di Balai Kota saat pelepasan Anies Baswedan.
"Front Joang 45 akan memberikan mandat rakyat kepada Anies Baswedan sebagai bentuk kepercayaan rakyat Jakarta untuk meneruskan dan memperluas terwujudnya keadilan sosial di seluruh rakyat Indonesia," kata Huda, seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJakarta, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (14/10).

Selain memberikan mandat rakyat, lanjut Huda, saat pelepasan Anies akan ada testimoni sejumlah warga terkait kebijakan Gubernur DKI yang berpihak ke rakyat kecil.

Anies Baswedan telah diusung Partai Nasdem menjadi Capres untuk perhelatan Pilpres 2024.

Keputusan ini diumumkan langsung oleh Ketua Umum Nasdem, Surya Paloh pada Senin (3/10).

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya