Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Muncul Wacana Reshuffle, Partai Koalisi Jangan Intervensi Hak Presiden Jokowi

SABTU, 15 OKTOBER 2022 | 04:20 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Terkait wacana dan desakan reshuffle kabinet, anggota partai koalisi pemerintah seharusnya tidak mengikuti PDIP untuk mendorong Presiden Joko Widodo (Jokowi) merombak kabinetnya.

Pandangan itu disampaikan pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (15/10).

Menurut Jamiluddin, apa yang dilakukan PDIP, khususnya Sekjen Hasto, memang tak layak diikuti. Sebab, Hasto tak punya otoritas atau wewenang merombak kabinet.


Lebih lanjut, Jamiuddin berpendapat, menteri yang berasal dari partai koalisi pemerintah sama-sama berpeluang di reshuffle.

"Itu artinya, menteri dari PDIP terbuka kemungkinan di reshuffle kalau dinilai presiden kinerjanya rendah atau melakukan.pelanggaran hukum berat," demikian analisa Jamiluddin.

Bagi Mantan Dekan FIKOM IISIP Jalarta, karena itulah biarkan presiden memutuskan layak tidaknya kabinetnya dirombak. Sebab, reshuffle kabinet sepenuhnya hak prerogatif presiden.

"Jadi, semua partai koalisi pemerintah idealnya tidak menyuarakan reshuffle kabinet di ruang publik. Selain hanya akan membuat gaduh sesama partai koalisi, juga akan menjadi tontonan tak elok di mata rakyat," pungkasnya.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Peluang Emas Kuliah Gratis Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 Resmi Dibuka

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Di Posko Pengungsian, Gibran Pastikan Kebutuhan Anak-Anak Terpenuhi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Prioritaskan Guru PPPK Wilayah 3T Jadi PNS

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:19

Utang AS Terus Membengkak, Tekanan Fiskal Makin Besar

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:16

Jangan Sampai Utang Gerogoti Ruang Fiskal

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:07

Purbaya Siapkan Rp31 Triliun untuk Pengalihan PPPK ke Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:05

Emas “di Bawah Bantal” Warga RI Capai 1.800 Ton, Nilainya Diprediksi Tembus Rp4.400 Triliun

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:01

Tak Benar Febrie Minta Emas 74 Kg hingga Uang Dikembalikan

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:45

Pemerintah Raup Rp34 Triliun dari Lelang SUN

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Iran Siapkan Serangan Balasan hingga Eropa Jika AS Perluas Perang

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Selengkapnya