Berita

Anggota Komisi III DPR, Habiburokhman/RMOL

Politik

Komisi III DPR: Kapolri Responsif Copot Kapolda Jatim Irjen Nico Buntut Tragedi Kanjuruhan

RABU, 12 OKTOBER 2022 | 19:32 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pencopotan Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta sebagai langkah positif. Sikap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sangat responsif dalam penanganan tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Demikian disampaikan Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Gerindra Habiburokhman dalam keterangannya, Rabu (12/10).

"Kami melihat hal tersebut sebagai langkah positif, Kapolri bertindak responsif  terkait penanganan tragedi Kanjuruhan," kata Habib kepada wartawan, Rabu (12/10).


Habiburrokhman mengatakan, kinerja Irjen Nico memimpin Polda Jatim selama ini memang tak ada masalah. Namun, kata dia, Irjen Nico harus tanggung jawab secara moral karena banyak korban jiwa dalam tragedi usai pertandingan Arema FC vs Persebaya

"Dalam tragedi Kanjuruhanpun sebenarnya beliau tidak terlibat secara langsung di lapangan. Tapi banyaknya korban jiwa membuat Pak Nico harus menerima konsekwensi tanggung jawab secara moral," katanya.

Lebih lanjut, Waketum Gerindra itu menyebut langkah mutasi Irjen Nico penting dilakukan Kapolri karena besarnya desakan masyarakat. Menurutnya, Polri akan lebih mudah mengusut tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 132 orang tersebut.

"Langkah mutasi Pak Nico ini penting  karena besarnya desakan masyarakat, dengan demikian kepercayaan kepada Polri bisa meningkat dan akan lebih mudah mengusut tragedi itu," katanya.

Kapolri mencopot Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta setelah sepekan lebih tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, yang menewaskan seratus orang lebih. Ia dimutasi menjadi Staf Ahli Bidang Sosbud Kapolri.

Posisi Nico digantikan oleh Kapolda Sumatera Barat Irjen Teddy Minahasa.

Kapolri lebih dahulu mencopot Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat buntut tragedi Kanjuruhan. Posisinya digantikan oleh Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Putu Kholis Aryana.

Selain itu, sembilan komandan Brimob juga telah dinonaktifkan. Polri juga telah menetapkan enam tersangka tragedi Kanjuruhan.

Tiga tersangka merupakan anggota Polri, dan tiga lainnya terkait dengan panitia pertandingan Arema FC vs Persebaya.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Peluang Emas Kuliah Gratis Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 Resmi Dibuka

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Di Posko Pengungsian, Gibran Pastikan Kebutuhan Anak-Anak Terpenuhi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Prioritaskan Guru PPPK Wilayah 3T Jadi PNS

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:19

Utang AS Terus Membengkak, Tekanan Fiskal Makin Besar

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:16

Jangan Sampai Utang Gerogoti Ruang Fiskal

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:07

Purbaya Siapkan Rp31 Triliun untuk Pengalihan PPPK ke Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:05

Emas “di Bawah Bantal” Warga RI Capai 1.800 Ton, Nilainya Diprediksi Tembus Rp4.400 Triliun

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:01

Tak Benar Febrie Minta Emas 74 Kg hingga Uang Dikembalikan

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:45

Pemerintah Raup Rp34 Triliun dari Lelang SUN

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Iran Siapkan Serangan Balasan hingga Eropa Jika AS Perluas Perang

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Selengkapnya