Berita

Pengajian acara Milad 117 Syarikat Islam di Masjid Istiqlal/Ist

Politik

Rayakan Milad Ke-117, Puluhan Ribu Kaum Syarikat Islam Padati Masjid Istiqlal

MINGGU, 09 OKTOBER 2022 | 19:58 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Puluhan ribu massa jamaah Syarikat Islam (SI) memenuhi Masjid Istiqlal Jakarta dalam rangka Milad ke 117 SI bersamaan dengan maulid nabi Muhammad dalam acara Pengajian dan Silaturahmi Nasional pada Miinggu (9/10). Jamaah yang berasal dari Jakarta, Jawa Barat, Banten serta perwakilan dari daerah lainnya dari seluruh Indonesia.

Tampak hadir imam besar masjid Istiqlal KH Nasarudin Umar, , ketua MUI KH Sodikun, Wakil Ketua DPR RI Rahmat Gobel, Ketua umum SI Hamdan Zoelva, Sekretaris Jenderal SI Ferry Juliantono.

Tampak pula perwakilan dari Baznas, Bank Syariah Indonesia (BSI), Permodalan Nasional Madani (PNM) dll. Juga nampak hadir Gubernur DKI Jakarta Anies R. Baswedan yang turut memberi sambutan dalam acara ini.


Ketua Umum PPP Syarikat Islam, Hamdan Zoelva mengatakan, digelarnya acara Milad ke 117 ini dalam rangka Silaturahmi nasional kaum Syarikat Islam Se- Indonesia dalam rangka penguatan perjuangan dakwah terutama di bidang ekonomi.

"Maka nya di hari ini juga ada penandatanganan nota kesepahaman (MOU) antara PP Syarikat Islam dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) untuk pengelolaan dana wakaf kaum Syarikat Islam serta kerja sama lainnya dalam pemberdayaan ekonomi Ummat", ujar mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini di Istiqlal Jakarta, Minggu (9/10/2022).

Ketika di tanya awak media terkait kehadiran Anies Baswedan, Hamdan mangatakan, kehadiran Anies dalam kapasitasnya sebagai Gubernur DKI Jakarta selaku tuan rumah pemilik wilayah.

"Kehadiran Anies tak ada kaitannya dengan pencalonan Anies sebagai calon Presiden RI. Ini murni kapasitas anies sebagai Gubernur DKI saja", tegas Hamdan.

Sementara di kesempatan yang sama Ferry Juliantono Sekreraris Jenderal Pimpinan Pusat Syarikat Islam (PP SI) mengatakan, Syarikat Islam dalam perjuangan dakwahnya akan fokus pada dakwah ekonomi. Problem struktural yang menyebabkan ketidakadilan sosial ekonomi antara konglomerasi dan usaha kecil menengah yang merupakan bagian terbesar rakyat Indonesia.

"Perjuangan dakwah ekonomi ini yang akan jadi fokus SI dalam periodesasi kepengurusan saat ini sebagai mana tujuan awal berdirinya syarikat Islam untuk ikut membantu pemerintah mengatasi ketimpangan sosial ekonomi. Apalagi dengan adanya kelompok oligarki yakni 1 persen orang Indonesia yang menguasai 80 persen sumber daya ekonomi", pungkas Ferry.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Peluang Emas Kuliah Gratis Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 Resmi Dibuka

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Di Posko Pengungsian, Gibran Pastikan Kebutuhan Anak-Anak Terpenuhi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Prioritaskan Guru PPPK Wilayah 3T Jadi PNS

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:19

Utang AS Terus Membengkak, Tekanan Fiskal Makin Besar

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:16

Jangan Sampai Utang Gerogoti Ruang Fiskal

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:07

Purbaya Siapkan Rp31 Triliun untuk Pengalihan PPPK ke Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:05

Emas “di Bawah Bantal” Warga RI Capai 1.800 Ton, Nilainya Diprediksi Tembus Rp4.400 Triliun

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:01

Tak Benar Febrie Minta Emas 74 Kg hingga Uang Dikembalikan

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:45

Pemerintah Raup Rp34 Triliun dari Lelang SUN

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Iran Siapkan Serangan Balasan hingga Eropa Jika AS Perluas Perang

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Selengkapnya