Berita

Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Ahamd Ali/RMOL

Politik

Nasdem Ingin TGIPF Tragedi Kanjuruhan Bekerja Profesional

KAMIS, 06 OKTOBER 2022 | 23:53 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Upaya Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) untuk menuntaskan kasus kematian ratusan suporter di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur mendapat dukungan dari Partai Nasdem.

Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Ahamd Ali mengatakan pihaknya mengapresiasi pemerintah yang sudah membentuk (TGIPF). Ia berharap, tim ini bisa bekerja secara profesional dan proposional.

"Sehingga bisa menghasilkan data yang sesuai dengan fakta dan peristiwa yang terjadi," ujar Ahmad Ali, Kamis (06/10).


Anggota Komisi III DPR Fraksi Nasdem ini juga mengingatkan agar TGIPF berhati-hati dalam  mencari data dan fakta yang ada. Alasannya, masalah yang dihadapi sangat sensitif. Sebab, jika tak hati-hati akan berpotensi menimbulkan kegaduhan.

"Intinya, TGIPF harus bekerja sepi dan senyap agar tidak menimbulkan kegaduhan. Kita tunggu hasilnya," kata Ahmad Ali.

Selain itu, politisi kelahiran Palu, Sulawesi Tengah ini juga mengapresiasi sikap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang sangat responsif terhadap peristiwa yang telah merenggut ratusan nyawa tersebut. Kapolri, jelas Ali, langsung turun mengecek ke lapangan.

"Kita juga puji sikap Kapolri yang sigap dan cepat dalam merespon. Hal ini menjadi bukti jika Kepolisian sangat terbuka dalam tragedi kemanusiaan yang memilukan hati kita," imbuhnya.

Peristiwa yang menelan 131 korban meninggal ini perlu diusut tuntas, meskipun Ahmad Ali menyadari betul ketika ada prosedur yang dilakukan oleh aparat sesungguhnya tidak ada niat untuk melakukan tindakan yang mengakibatkan hilangnya nyawa manusia.

"Saya yakin aparat hukum tidak punya niat untuk itu. Tindakan yang terjadi diduga merupakan bentuk kelalaian dan niatnya baik untuk mencegah chaos dari penonton, sehingga terjadi kekeliruan dalam bertindak. Tentunya kita sesali. Namun sekali lagi manusia tidak luput dari salah dan khilaf," katanya.

TGIPF yang dipimpin oleh Menko Polhukam, Mahfud MD langsung turun ke lapangan untuk mencari data terkait kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupatan Malang.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Peluang Emas Kuliah Gratis Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 Resmi Dibuka

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Di Posko Pengungsian, Gibran Pastikan Kebutuhan Anak-Anak Terpenuhi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Prioritaskan Guru PPPK Wilayah 3T Jadi PNS

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:19

Utang AS Terus Membengkak, Tekanan Fiskal Makin Besar

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:16

Jangan Sampai Utang Gerogoti Ruang Fiskal

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:07

Purbaya Siapkan Rp31 Triliun untuk Pengalihan PPPK ke Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:05

Emas “di Bawah Bantal” Warga RI Capai 1.800 Ton, Nilainya Diprediksi Tembus Rp4.400 Triliun

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:01

Tak Benar Febrie Minta Emas 74 Kg hingga Uang Dikembalikan

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:45

Pemerintah Raup Rp34 Triliun dari Lelang SUN

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Iran Siapkan Serangan Balasan hingga Eropa Jika AS Perluas Perang

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Selengkapnya