Berita

Ilustrasi BBM/Net

Politik

Angelo Wake Kako: Pemerintah Jangan Ulang Narasi Subsidi BBM Tidak Tepat Sasaran

KAMIS, 29 SEPTEMBER 2022 | 15:51 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Naik turunnya harga minyak mentah merupakan hal yang lumrah terjadi. Namun demikian, narasi terkait subsidi bahan bakar minyak (BBM) tidak tepat sasaran tidak bisa dibenarkan.

Demikian pandangan anggota DPD RI Angelo Wake Kako dalam acara virtual Forum Monitor, mengenai BBM, Kamis (29/9).

“Menurut saya (narasi subsidi tidak tepat sasaran) sebenarnya menunjukkan kita dalam bahasa yang tidak belajar dari pengalaman narasinya berulang pemerintah ini,” kata Angelo.


Menurutnya, narasi aliran dana subsidi BBM kurang tepat sasaran sudah muncul sejak zaman SBY, bahkan di era Jokowi sejak tahun 2015 tersebut sudah muncul.

Ia pun mempertanyakan sikap pemerintah yang tidak belajar dari pengalaman. Apalagi, jauh sebelum menjadi Menteri Keuangan, Sri Mulyani sudah bicara subsidi salah sasaran.

"Pertanyaan kita, kerja apa saja Ini catatan yang menurut saya perlu untuk dievaluasi menyeluruh,” katanya.

Dia mengaku selama ini memang pemerintah meletakkan subsidi BBM tidak tepat sasaran berdasarkan pengalaman pribadi. Diungkapkan Angelo, saat ia melakukan perjalanan ke daerah, ia harus mengisi kendaraannya dengan BBM jenis solar.

“Setiap kali mau naik BBM bahasanya ini (tidak tepat sasaran) menurut saya rubahlah narasinya lah,” tutupnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya