Berita

Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Ahmad Ali/RMOL

Politik

Waketum Nasdem: Surya Paloh Belum Putuskan Deklarasikan Anies Baswedan Capres 2024

RABU, 28 SEPTEMBER 2022 | 15:57 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketua Umum (Ketum) Partai Nasdem Surya Paloh hingga kini belum memutuskan untuk mendeklarasikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai Capres di Pilpres 2024.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Ahmad Ali kepada wartawan, Rabu (28/9).

"Nasdem belum memutuskan siapa Capres. Jadi keputusan itu ada di tangan Pak Surya," kata Ahmad Ali.


Ali menuturkan, jika ada kader yang menyatakan Nasdem akan mengusung Anies di Pilpres 2024, itu hanya sebuah pernyataan pribadi alias bukan sebuah keputusan Partai Nasdem.

"(Deklarasi Capres) Itu kewenangan ketua umum. Jadi kita tidak bisa mendahului keputusan ketum dengan partai koalisi. Kalau ada pernyataan 10 november deklarasi, itu pendapat pribadi," tuturnya.

Meski begitu, Ali mengakui bahwa orang nomor satu di DKI Jakarta itu merupakan sosok yang paling berpeluang untuk diusung menjadi Capres.  

"Anies menjadi salah satu orang yang berpeluang karena Nasdem ingin Capres orang yamg mempunyai komitmen untuk meneruskan pembangunan. Kita mau pembangunan itu berkesinambungan,” ujarnya.

"Jadi bahwa Anies menjadi salah satu orang yang ditetapkan dalam Rakernas dan Nasdem mengamati Anies menjadi gubernur Jakarta dan melanjutkan pekerjaan yang tidak sempat diselesaikan Pak Jokowi dan Anies melaksanakannya," demikian Ali.

Partai Nasdem bersama Partai Demokrat dan PKS dikabarkan bakal mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai calon presiden pada Pilpres 2024. Deklarasi itu direncanakan pada 10 November 2022.

“Kandidat Capres yang akan diusung Partai Nasdem itu ada 3 kan sejak awal, Pak Andika Perkasa, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan. Secara logika politik yang paling memungkin kan ya Anies Baswedan dan memang akan diumumkan,” ungkap politikus Partai Nasdem Zulfan Lindan kepada wartawan, Selasa (27/9).

“Jadi soal capres pokoknya sudah selesai, Anies Baswedan Capres Partai Nasdem, PKS, dan Partai Demokrat, sudah 99 persen,” imbuhnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya