Berita

Foto: Tripadvisor.com

Dunia

Anak Ridwan Kamil Masih Dicari, Ini Peraturan Asosiasi Penyelamat Jiwa Swiss untuk Wisatawan

JUMAT, 27 MEI 2022 | 22:21 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Reputasi Sungai Aare yang mengalir di wilayah Konfederasi Swiss telah diketahui: indah namun mematikan.

Tidak dapat dipungkiri, sungai yang setelah mengalir sejauh 295 kilometer dari Pegunungan Alpen bertemu dengan Sungai Rhine di Jerman ini merupakan salah satu daya tarik dan objek wisata utama di Swiss.

Juga tidak dapat ditutup-tutupi, setiap tahun sungai ini menelan korban jiwa.


Cerita tentang Sungai Aare terus berkembang seiring dengan kecelakaan yang dialami pemuda asal Indonesia, Emmeril Khan Mumtadz alias Eril, hari Kamis kemarin (26/5).

Keberadaan putra Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang terseret arus Sungai Aare itu masih dicari oleh otoritas Swiss.

Karena reputasinya yang indah namun mematikan itulah Schweizerische Lebensrettungs-Gesellschaft (SLRG) atau Asosiasi Penyelamat Jiwa Swiss telah menetapkan sejumlah aturan yang harus diperhatikan pengunjung untuk mencegah kecelakaan di Sungai Aare.

Dari artikel di Bern.com, yang berjudul “Aare You Safe?”, SLRG menggarisbawahi hanya perenang berpengalaman yang boleh pergi ke perairan terbuka (sungai dan danau). Lalu, apabila ingin menikmati Aare di atas rakit, penumpang harus dilengkapi dengan jaket pelampung.

SLRG juga mengataan, berat maksimum yang ditentukan untuk perahu tidak boleh dilampaui.

Juga dilarang mengikat beberapa rakit menjadi satu  karena akan sangat sulit atau tidak mungkin untuk mengarahkannya.

Pengunjung Sungai Aare yang ingin menikmati keindahan sungai ini juga diminta untuk menuliskan nama dan alamat mereka di perahu atau rakit yang mereka gunakan dengan pena tahan air.

Aturan lain mengingatkan agar daerah sungai yang tidak diketahui harus dihindari atau diintai sebelum perjalanan.

Sementara orang dan hewan tidak boleh diikat ke perahu.

Juga disebutkan agar pengunjung memperhatikan suhu air. Bila dingin, maka persingkat perjalanan, karena suhu tubuh yang rendah dapat menyebabkan kram otot.

SLRG juga mengingatkan agar semua penumpang dalam kelompok harus menghindari alkohol, tidak menghabiskan waktu terlalu lama di bawah terik matahari, dan memeriksa ramalan cuaca sebelum perjalanan.

Peringatan untuk pengunjung Sungai Aare juga disampaikan situs perjalanan Tripadvisor.com.

“Anda harus menjadi perenang yang berpengalaman, jangan terlalu jauh ke hilir karena ada bendungan,” tulis seorang pelancong dari Pennsylvania.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Serap Aspirasi Warga Pandeglang, Arif Rahman Kawal Sektor Pertanian dan Perikanan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 10:14

Hormati Putusan MK, Komisi X DPR Minta Pendidikan dan MBG Tetap Jalan Beriringan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Catat Kenaikan Bulanan Terbesar Sejak Maret

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:51

Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:41

Kesiapan Fasilitas Zikir Kebangsaan Monas: Dari Ambulans Hingga Ratusan Ribu Konsumsi

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:34

K-SIGN Rote Ndao Dipacu Jadi Pilar Swasembada Garam Nasional

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:15

Harga Logam Mulia Terkoreksi Meski Mampu Akhiri Tren Penurunan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:02

Dul Mungkin Tak akan Naik Bus Malam Lagi Setelah Ketahuan Bawa Sabu

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:45

Arab Saudi Sambut Kesepakatan Pelucutan Senjata di Gaza, Israel Harus Mundur

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:34

Ramai Mal Pasang Pagar Tinggi di Tengah Situasi Kamtibmas Kondusif

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:23

Selengkapnya