Berita

Dubes Ukraina untuk Indonesia, Vasyl Hamianin (tengah, batik lengan panjang) bersama redaksi Kantor Berita Politik RMOL di Kopi Timur, bulan Februari 2022./RMOL

Dunia

Mengapa Orang Ukraina Juga Berbahasa Rusia, Ini Kata Dubes Vasyl Hamianin

RABU, 18 MEI 2022 | 21:46 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Memasuki hari ke-78 sejak Federasi Rusia kembali menginvasi Ukraina pada 24 Februari lalu, Duta Besar Ukraina untuk Indonesia, Vasyl Hamianin, menjelaskan mengapa orang Ukraina juga menggunakan bahasa Rusia.

Dubes Vasyl yang belum setahun bertugas di Jakarta mengatakan, karena posisi geografis kedua negara yang saling bersisian, Rusia dan Ukraina sering disebut sebagai “negara bersaudara”.

“Memang, sejarah kami saling terkait erat,” ujarnya.


Tapi, sambung Dubes Vasyl Hamianin, kualitas “persaudaraan" itu bisa dilihat dari sejumlah catatan kelam dalam sejarah.

Lantas ia memperlihatkan kronik yang menggambarkan hubungan Rusia dan Ukraina itu, sebagai berikut:

1720: Tsar Peter I dari Rusia mengeluarkan dekrit yang melarang penerbitan dalam bahasa Ukraina. Juga memerintahkan untuk menyita semua buku gereja Ukraina.

1729: Peter II memerintahkan untuk menulis ulang dalam bahasa Rusia semua dekrit dan dokumen yang ditulis dalam bahasa Ukraina.

1764: Catherine II memerintahkan untuk menjajah Ukraina.

1804: Sekolah Ukraina dilarang di Kekaisaran Rusia.

1847: Persekusi terhadap karya sastra Ukraina. Karya penulis Ukraina seperti Shevchenko, Kostomarov, Kulish, dan sebagainya, dilarang Rusia.

1863: Rusia memperkenalkan Valuev Circular, sebuah dekrit yang melarang penggunaan bahasa Ukraina dan penggunaan bahasa Ukraina untuk penerbitan buku-buku pendidikan dan keagamaan.

1870: Menteri Pendidikan Rusia mengakui bahwa “tujuan akhir pendidikan Rusia adalah Russifikasi bangsa-bangsa lain secara menyeluruh.

1876: Dekrit Ems yang diterbitkan Alexander II yang melarang penggunaan bahasa Ukraina dalam penerbitan. Larangan bahasa Ukraina di semua cabang kehidupan budaya.

1917: Russifikasi wilayah barat Ukraina.

1932-1933: Kelaparan Uni Soviet, pemusnahan 4 juta sampai 7 juta orang Ukraina.

1936-1938: Pembersihan Besar (The Great Purgue), salah satu kekejaman pada periode ini terdiri dari penghapusan intelijen Ukraina (hanya di Sandarmokh, sebuah hutan besar di Republik Karelia, lebih dari 3.000 peneliti ilmiah dan tokoh budaya Ukraina ditembak).

1958: Sidang pleno Partai Komunis yang memberlakukan pengajaran bahasa Rusia di sekolah-sekolah Ukraina.

1979: Konferensi Tashkent memutuskan bahasa Rusia adalah bahasa “negara-negara persaudaraan”.

Dubes Vasyl Hamianin mengatakan, bahwa kronik yang disampaikannya di atas tidak lengkap.

Namun dapat disimpulkan bahwa isinya adalah “darah, darah, dan bahkan lebih banyak darah, dengan sentuhan kelaparan, penindasan, siksaan dan kekejaman yang berat.” 

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya