Berita

Pemudik di Terminal Pulogebang, Jakarta Timur/Net

Nusantara

50 Ribu Warga Pendatang Baru Diprediksi Banjiri Jakarta Setelah Lebaran

KAMIS, 05 MEI 2022 | 10:56 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Arus balik lebaran 2022 diprediksi akan diikuti masuknya 20 ribu-50 ribu warga pendatang baru ke DKI Jakarta.

Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta, Budi Awaluddin menyebut setiap tahun akan ada 150 ribu sampai 180 ribu warga yang akan hijrah ke ibukota. Jumlah ini akan sama seperti yang terjadi pada tahun 2019 lalu.

Menurutnya, bulan ini akan semakin banyak warga dari desa yang akan hijrah ke ibukota.


“Kami perkirakan bulan Mei ini terjadi lonjakan menjadi 20 ribu sampai 50 ribu pendatang baru di Jakarta saat arus balik mudik lebaran,” kata Budi diberitakan Kantor Berita RMOLJakarta, Kamis (5/5).

Budi menambahkan, berdasarkan data Dinas Dukcapil DKI, warga yang melakukan pelayanan dokumen kependudukan, khususnya pendatang baru, selama 2020 dan 2021 grafiknya menurun dibandingkan dengan tahun 2019 dan 2018.

Budi merinci, pada 2021 tercatat ada 138.740 orang yang melakukan pelayanan dokumen kependudukan, tahun 2020 sebanyak 113.814 orang, tahun 2019 sebanyak 169.778 orang, dan tahun 2018 sebanyak 151.017 orang.

Budi melihat penurunan tersebut disebabkan adanya pandemi Covid-19 yang melanda Tanah Air.

Budi juga menegaskan, Pemprov DKI Jakarta tidak akan menggelar Operasi Yustisi terhadap para pendatang di ibukota usai lebaran tahun ini.

Operasi Yustisi adalah operasi penjaringan pendatang baru yang tidak memiliki kartu tanda penduduk Jakarta, yang biasa dilakukan seusai lebaran.

"Kami tekankan bahwa tidak ada Operasi Yustisi untuk para pendatang ke Jakarta, karena jakarta milik semua, milik seluruh warga negara Indonesia. Siapa saja bisa bekerja di Jakarta," kata Budi.

Bagi masyarakat pendatang baru, nantinya diminta untuk melaporkan diri kepada pihak RT dan RW domisili.

"Lalu RT dan RW bisa mendaftarkan di aplikasi data warga atau bisa datang ke loket-lolet pelayanan kami di kelurahan atau kecamatan. Selain itu kami juga akan melakukan pelayanan jemput bola ke RW-RW di kelurahan," kata anak buah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ini.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT BPN, Uang Disimpan di Rumah Tangan Kanan Nusron

Selasa, 15 September 2026 | 20:26

Bapera Hormati Proses Hukum Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 20:24

Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jahit Harmoni Lintas Generasi

Selasa, 15 September 2026 | 20:11

BNI-Pajakind Integrasikan Layanan Perbankan-Perpajakan Digital untuk UMKM

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

Ini Identitas 19 Orang Terjaring OTT KPK di Kasus Kementerian ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

KPK Tahan 8 Tersangka Kasus Suap ATR/BPN, Tangan Kanan Nusron hingga Bos Summarecon

Selasa, 15 September 2026 | 19:58

UOB: Indonesia Punya Tameng Hadapi Guncangan Global, Apa Itu?

Selasa, 15 September 2026 | 19:37

KUHP-KUHAP Baru Perkuat Peran Advokat Dampingi Klien

Selasa, 15 September 2026 | 19:28

Purbaya Terlempar dari Kabinet Diduga Gegara Whoosh

Selasa, 15 September 2026 | 19:17

Pejabat ATR/BPN Terjaring OTT KPK, Wamen Ossy Minta Publik Tak Berspekulasi

Selasa, 15 September 2026 | 19:01

Selengkapnya