Berita

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)/Ist

Politik

Jawab Sentilan Puan Maharani, Demokrat: Kalau AHY Ganteng, Cerdas dan Berprestasi

SABTU, 30 APRIL 2022 | 10:59 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pernyataan Ketua DPP PDIP Puan Maharani yang meminta masyarakat tidak terjebak paras calon pemimpin tanpa kinerja nyata ditanggapi santai oleh Partai Demokrat.

Jurubicara DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra meyakini, apa yang disampaikan Puan tidak ditujukan untuk Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Sebab menurutnya, AHY tidak hanya ganteng, tapi juga sosok yang cerdas berprestasi, baik saat di militer maupun secara akademik.


"Itu pasti bukan Ketum AHY yang dimaksud. Ketum AHY ganteng, cerdas, berprestasi, dan merakyat, bukan asal ganteng. Dia lulusan S2 Harvard, Webster University Amerika, dan Nanyang Technology University Singapura. Lulusan terbaik Akmil dan lulusan terbaik SMA Taruna Nusantara," kata Herzaky kepada wartawan, Sabtu (30/4).

"Sekarang Ketua Umum Partai Demokrat yang memimpin ribuan anggota Dewan dan kepala daerah kader Demokrat," imbuhnya menegaskan.

Herzaky menambahkan, AHY juga seorang yang sangat dekat dengan rakyat, terutama saat situasi Indonesia mengalami krisis ditambah kenaikan harga bahan pokok yang berimbas terhadap ekonomi rakyat kecil.

AHY, kata Herzaky, turun ke bawah hadir membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan.

"Beliau juga dekat dengan rakyat. Sering bersuara kritis, menyampaikan aspirasi dan kesulitan yang dialami rakyat di muka publik," tandasnya.

Ketua DPP PDIP Puan Maharani mengatakan, masyarakat masih banyak yang terkecoh dengan penampilan seseorang dalam memilih pemimpin.

“Terkadang-kadang itu kita suka yoweslah dia saja asal ganteng, dia saja yang dipilih asal bukan perempuan, dia saja walau tidak bisa apa-apa yang penting kalau di sosmed dan TV nyenengin," kata Puan di depan ribuan kader PDIP Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, Rabu lalu (27/4).

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT BPN, Uang Disimpan di Rumah Tangan Kanan Nusron

Selasa, 15 September 2026 | 20:26

Bapera Hormati Proses Hukum Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 20:24

Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jahit Harmoni Lintas Generasi

Selasa, 15 September 2026 | 20:11

BNI-Pajakind Integrasikan Layanan Perbankan-Perpajakan Digital untuk UMKM

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

Ini Identitas 19 Orang Terjaring OTT KPK di Kasus Kementerian ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

KPK Tahan 8 Tersangka Kasus Suap ATR/BPN, Tangan Kanan Nusron hingga Bos Summarecon

Selasa, 15 September 2026 | 19:58

UOB: Indonesia Punya Tameng Hadapi Guncangan Global, Apa Itu?

Selasa, 15 September 2026 | 19:37

KUHP-KUHAP Baru Perkuat Peran Advokat Dampingi Klien

Selasa, 15 September 2026 | 19:28

Purbaya Terlempar dari Kabinet Diduga Gegara Whoosh

Selasa, 15 September 2026 | 19:17

Pejabat ATR/BPN Terjaring OTT KPK, Wamen Ossy Minta Publik Tak Berspekulasi

Selasa, 15 September 2026 | 19:01

Selengkapnya