Berita

Ilustras mudik/Net

Nusantara

Politisi Nasdem Ingatkan Pemudik Tetap Indahkan Prokes

KAMIS, 28 APRIL 2022 | 23:39 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik Idulfitri 2022 diimbau untuk tetap mengindahkan protokol kesehatan (prokes) meskipun pandemi Covid-19 di Tanah Air sudah melandai.

Hal itu penting dalam rangka mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus Covid-19 pasca lebaran.

Demikian disampaikan langsung Anggota Komisi V DPR RI fraksi NasDem Syarief Abdullah Alkadrie kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Kamis (28/4).  


"Saya kira beberapa hal yang harus diperhatikan bagi para pemudik untuk menerapkan protokol kesehatan," kata Syarief Abdullah.

Ketua DPW Nasdem Kalimantan Barat ini memahami psikologi umat muslim Indonesia yang pada tahun ini bisa mudik setelah sebelumnya terhalang pandemi Covid-19 yang menyelimuti Tanah Air. Ia berharap, masyarakat bisa mudik dengan nyaman dan lancar dan tetap menaati prokes.

"Untuk mudik ini, betul-betul masyarakat pulang kampung dalam keadaan happy, nyaman. Selian itu, karena kondisi kita masih belum terbebas daripada Covid-19 bagaimana supaya tetap memperhatikan protokol kesehatan. Sehingga tidak kita inginkan hal-hal yang seperti sebelumnya," tuturnya.

Syarief menambahkan, pihaknya bersama mitra kerja dan Komisi terkait telah mempersiapkan jauh-jauh hari untuk mengantisipasi antrean panjang di sejumlah titik jalan tol demi kenyamanan para pemudik.

"Kita kan sudah rapat persiapan kemarin-kemarin berkaitan dengan persiapan Mudik 2022. Ada beberapa yang jadi perhatian kita bagaimana mudik bisa berjalan lancar. Supaya mudik itu tidak terjadi hal-hal yang fatal, sebagaimana tahun sebelumnya," katanya.

"Artinya ada juga pernah kurang baik, ada yang baik, tentu yang baik ini perlu ditingkatkan lagi. Waktu kita rapat seperti itu. Untuk evaluasi nanti setelah lebaran akan ada di Komisi V DPR RI memantau," demikian Syarief.


Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT BPN, Uang Disimpan di Rumah Tangan Kanan Nusron

Selasa, 15 September 2026 | 20:26

Bapera Hormati Proses Hukum Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 20:24

Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jahit Harmoni Lintas Generasi

Selasa, 15 September 2026 | 20:11

BNI-Pajakind Integrasikan Layanan Perbankan-Perpajakan Digital untuk UMKM

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

Ini Identitas 19 Orang Terjaring OTT KPK di Kasus Kementerian ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

KPK Tahan 8 Tersangka Kasus Suap ATR/BPN, Tangan Kanan Nusron hingga Bos Summarecon

Selasa, 15 September 2026 | 19:58

UOB: Indonesia Punya Tameng Hadapi Guncangan Global, Apa Itu?

Selasa, 15 September 2026 | 19:37

KUHP-KUHAP Baru Perkuat Peran Advokat Dampingi Klien

Selasa, 15 September 2026 | 19:28

Purbaya Terlempar dari Kabinet Diduga Gegara Whoosh

Selasa, 15 September 2026 | 19:17

Pejabat ATR/BPN Terjaring OTT KPK, Wamen Ossy Minta Publik Tak Berspekulasi

Selasa, 15 September 2026 | 19:01

Selengkapnya