Berita

Akademisi Universitas Paramadina, Herdi Sahrasad/Repro

Politik

Migor dan Bahan Pokok Tak Terkendali, Bukti Jokowi Kalah dengan Kekuatan Pasar

SELASA, 26 APRIL 2022 | 18:41 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Insiden kelangkaan minyak goreng hingga naiknya harga-harga bahan pokok belakangan ini menuju bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak mampu mengendalikan pemerintahan.  

Belum lagi, Kejakasaan Agung telah menemukan pejabat negara dalam hal ini Dirjen Kemendag dan sejumlah pengusaha sawit sebagai tersangka kasus izin ekspor minyak goreng.  

Hal itu disampaikan Peneliti sekaligus Akademisi Universitas Paramadina, Herdi Sahrasad dalam diskusi publik bertajuk "Mengurai dan Membongkar Skandal Mafia Minyak Goreng" pada Selasa (26/4).


"Kita sudah menayaksikan bahwa dalam konteks minyak goreng saja, negara dikalahkan oleh kekuatan pasar," kata Herdi.

"Itu membuat bahwa keluhan publik bahwa pemerintahan Jokowi belum mempu menghendaki harga-harga bukanlah omong kosong, itu realitas kenyataan yang ada," imbuhnya menegaskan.

Padahal, kata Herdi, negara harusnya berdaya urusan minyak goreng ini, mengingat Indonesia adalah produsen terbesar bahan mentah minyak goreng di dunia. Namun sialnya, negara atau pemerintah masih saja kalah oleh kekuatan pasar.

"Itu membuktikan bahwa pada era reformasi ini ternyata kekuatan pasar dan kekuatan modal sudah membajak, itu hanya bisa dibalikkan dengan supremasi hukum dan pemimpin yang bersifat malaikat. Itu harus kita temukan, no or never!" tandasnya.

Hadir dalam diskusi tersebut antara lain Politikus PDIP Masinton Pasaribu, Ketua Umum ProDem Iwan Sumule, Politkus Golkar Misbakhun, dan Guru Besar IPB Didin S Damanhuri.



Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT BPN, Uang Disimpan di Rumah Tangan Kanan Nusron

Selasa, 15 September 2026 | 20:26

Bapera Hormati Proses Hukum Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 20:24

Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jahit Harmoni Lintas Generasi

Selasa, 15 September 2026 | 20:11

BNI-Pajakind Integrasikan Layanan Perbankan-Perpajakan Digital untuk UMKM

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

Ini Identitas 19 Orang Terjaring OTT KPK di Kasus Kementerian ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

KPK Tahan 8 Tersangka Kasus Suap ATR/BPN, Tangan Kanan Nusron hingga Bos Summarecon

Selasa, 15 September 2026 | 19:58

UOB: Indonesia Punya Tameng Hadapi Guncangan Global, Apa Itu?

Selasa, 15 September 2026 | 19:37

KUHP-KUHAP Baru Perkuat Peran Advokat Dampingi Klien

Selasa, 15 September 2026 | 19:28

Purbaya Terlempar dari Kabinet Diduga Gegara Whoosh

Selasa, 15 September 2026 | 19:17

Pejabat ATR/BPN Terjaring OTT KPK, Wamen Ossy Minta Publik Tak Berspekulasi

Selasa, 15 September 2026 | 19:01

Selengkapnya