Berita

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Megawati: Penundaan Pemilu Itu Permainan Politik!

RABU, 20 APRIL 2022 | 19:52 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Penundaan Pemilu 2024 dipastikan tidak akan terjadi. Terlebih, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah menegaskan bahwa pemilu akan tetap digelar pada 14 Februari 2024.

Hal itu ditegaskan Ketua Umum PDIP sekaligus Dewan Pengarah BRIN, Megawati Soekarnoputri saat memberikan sambutan dalam acara bertajuk "Kick Off & Talkshow Pembentukan BRIDA" yang ditayangkan akun YouTube BRIN Indonesia, Rabu (20/4).

"2024 sudah jelas. Presiden sudah jelas bahwa tidak ada penundaan," tegas Megawati.


Megawati lantas menyebut Indonesia yang masih harus memulihkan keadaan akibat terdampak pagebluk Covid-19, sudah seharusnya tidak ada lagi yang melemparkan wacana penundaan Pemilu 2024. 

"Apa nggak pontang-panting udah kena pandemi udah gitu dari sisi kepemerintahan segala macem hanya gara-gara sebuah keinginan penundaan yang sudah tegas-tegas dikatakan oleh presiden tidak ada penundaan. Kurang apa lagi?” cetusnya.

Menurut Megawati, jika masih ada wacana penundaan Pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan Presiden maka dapat dipastikan itu hanyalah permainan politik belaka. Namun, Megawati tidak menyebut secara spesifik siapa dan apa motif pihak-pihak yang dimaksud.

“Tapi itu kan permainan politik. Dan disini saya sampaikan, bagian risetnya juga ini. Engga bisa! karena kita musti hidup. Mau memberi makan rakyat dengan apa?” kata dia.

Megawati menegaskan, saat ini yang harus dipikirkan adalah masyarakat yang harus diberi makan. Ia lantas menukil pesan Bung Karno yang menyebut hal paling urgent adalah perut rakyat harus kenyang.

"Makanya saya tegas mengatakan sebagai ketua partai, no. Nggak ada penundaan sama sekali, tetap berjalan dengan apa adanya. Kurang apa lagi?" pungkasnya.


Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT BPN, Uang Disimpan di Rumah Tangan Kanan Nusron

Selasa, 15 September 2026 | 20:26

Bapera Hormati Proses Hukum Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 20:24

Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jahit Harmoni Lintas Generasi

Selasa, 15 September 2026 | 20:11

BNI-Pajakind Integrasikan Layanan Perbankan-Perpajakan Digital untuk UMKM

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

Ini Identitas 19 Orang Terjaring OTT KPK di Kasus Kementerian ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

KPK Tahan 8 Tersangka Kasus Suap ATR/BPN, Tangan Kanan Nusron hingga Bos Summarecon

Selasa, 15 September 2026 | 19:58

UOB: Indonesia Punya Tameng Hadapi Guncangan Global, Apa Itu?

Selasa, 15 September 2026 | 19:37

KUHP-KUHAP Baru Perkuat Peran Advokat Dampingi Klien

Selasa, 15 September 2026 | 19:28

Purbaya Terlempar dari Kabinet Diduga Gegara Whoosh

Selasa, 15 September 2026 | 19:17

Pejabat ATR/BPN Terjaring OTT KPK, Wamen Ossy Minta Publik Tak Berspekulasi

Selasa, 15 September 2026 | 19:01

Selengkapnya