Berita

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto/Net

Politik

Gerindra: Singsingkan Lengan dan Jangan Lelah Jadikan Prabowo Subianto Presiden

SABTU, 16 APRIL 2022 | 10:47 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Loyalitas kader Gerindra dilarang lelah memperjuangkan Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto agar menjadi presiden pada Pemilu 2024.

Hal itu disampaikan Sekjen Gerindra, Ahmad Muzani usai pengumuman kepengurusan baru Partai Gerindra Lampung.

"Ini tidak boleh menyurutkan loyalitas, semangat, dan komitmen kita untuk terus berjuang menjadikan Prabowo sebagai presiden. Singsingkan lengan baju dari sekarang bersama ranting dan seluruh struktur demi menyongsong Gerindra yang lebih baik," kata Sekjen Gerindra, Ahmad Muzani dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (16/4).


Muzani mengatakan, dalam berpartai ada kalanya keputusan yang diambil tidak sesuai dengan harapan. Namun di Partai Gerindra, perjuangan tidak boleh berhenti ketika seseorang purna tugas dalam kepemimpinannya.

Perjuangan, kata Muzani, harus terus berlanjut demi wujudkan ideologi dan cita-cita partai. Karena ideologi dan cita-cita Partai Gerindra adalah untuk mewujudkan Indonesia yang bersatu, adil, dan makmur.

"Loyalitas diperlukan untuk mewujudkan ideologi partai, yaitu kekuasaan yang diperuntukkan keadilan dan kemakmuran rakyat Indonesia yang bersatu," tegas Muzani.

Tak hanya itu, setiap kader juga dituntut harus mewujudkan cita-cita partai, yakni menjadikan Prabowo Subianto sebagai presiden dan memenangkan Gerindra.

"Menjadikan Prabowo presiden adalah ideologi kita, kenapa? Karena kesejahteraan, keadilan, kemajuan, kemandirian, kehormatan bangsa dan negara Indonesia dalam keyakinan kita bisa terwujud kalau Prabowo presiden," tutupnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

KPK Panggil Pejabat Perum Bulog di Kasus Korupsi Penyaluran Bansos Beras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:27

DPR Terima Masukan Buruh untuk RUU Ketenagakerjaan, FSP BUMN Bersatu Ikut Hadir

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:22

GOTO Bantah Didepak MSCI karena Kinerja, Sebut Keputusan Bersifat Teknis

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:17

Bos Narkoba Kampung Bahari Ditangkap Saat Penggerebekan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:11

KPK Periksa Ketua DPD PAN Jakut Bebizie Sri Mulyati di Kasus Rita Widyasari

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:05

Penangguhan Bansos Pelaku Judol Harus Beri Efek Jera

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:33

Calon Hakim Agung Hari Sih Advianto Tawarkan Desain Baru Hukum Pajak

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:28

Pemberdayaan Perempuan Lewat MBG Perkuat Kesejahteraan Keluarga

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:24

Ini Alasan MSCI Depak GOTO dari Indeks

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:20

Bantah Kejar Pajak Kontrakan, Purbaya: Nggak Ada Perintah Itu

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:17

Selengkapnya