Berita

Seorang wanita melakukan demonstrasi penggunaan prototipe Taste the TV (TTTV) yang dapat menirukan rasa/Reuters

Dunia

Profesor Jepang Kembangkan Teknologi Layar "Jilat" yang Bisa Tirukan Rasa

KAMIS, 23 DESEMBER 2021 | 23:08 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Bukan Jepang namanya jika tanpa teknologi yang mengundang decak kagum. Baru-baru ini, seorang profesor Jepang telah mengembangkan prototipe layar TV yang dapat dijilat yang dapat meniru rasa makanan.

Pengembangan ini merupakan pencapaian baru untuk menciptakan pengalaman menonton multi-indera.

Perangkat yang disebut Taste the TV (TTTV) itu dibuat dengan menggunakan carousel 10 tabung rasa yang disemprotkan dalam kombinasi untuk menciptakan rasa makanan tertentu. Sampel rasa kemudian digulung pada film higienis di atas layar TV datar untuk dicoba oleh penonton.


Sang pengembang teknologi ini bernama Homei Miyashita. Ia merupakan seorang profesor Universitas Meiji, Jepang.

Ia menilai bahwa teknologi semacam ini dapat meningkatkan cara orang terhubung dan berinteraksi dengan dunia luar, terlebih di era pandemi Covid-19 seperti yang terjadi saat ini.

"Tujuannya adalah untuk memungkinkan orang memiliki pengalaman seperti makan di restoran di belahan dunia lain, bahkan saat tinggal di rumah," katanya, seperti dikabarkan Reuters pada Kamis (23/12).

Miyashita sendiri bekerja dengan tim yang terdiri dari sekitar 30 siswa. Ia dan timnya sebelumnya pernah memproduksi berbagai perangkat yang berhubungan dengan rasa, termasuk garpu yang membuat rasa makanan lebih kaya.

Ia menjelaskan bahwa pihaknya telah mengembangan prototipe TTTV selama setahun terakhir dan versi komersial akan menelan biaya sekitar 100 ribu yen untuk membuatnya.

Menurutnya, teknologi ini bisa membawa keutungan dalam banyak hal, termasuk pembelajaran jarak jauh untuk juru masak atau mencicipi permainan dan kuis.

Miyashita juga telah melakukan pembicaraan dengan sejumlah perusahaan tentang penggunaan teknologi semprotannya untuk aplikasi seperti perangkat yang dapat menerapkan rasa pizza atau cokelat pada sepotong roti panggang.

Ia juga berharap dapat membuat platform dimana selera dari seluruh dunia dapat diunduh dan dinikmati oleh pengguna, seperti halnya musik saat ini.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya