Berita

Pengungsi yang melarikan diri dari gejolak pertempuran antara tentara Myanmar dan pemberontak etnis minoritas kembali melintasi perbatasan ke Myanmar, di sebuah dermaga di distrik Mae Sot, provinsi Tak, Thailand/Reuters

Dunia

Bentrok Belum Usai, Thailand Kirim Pulang Ratusan Pengungsi Myanmar

MINGGU, 19 DESEMBER 2021 | 19:03 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Thailand telah mengirim pulang lebih dari 600 pengungsi Myanmar yang angkat kaki dari negara mereka. Para pengungsi itu sebelumnya melarikan diri ke Thailand karena takut akan keamanan mereka setelah pertempuran antara militer dan pemberontak etnis kembali terjadi di perbatasan.

Menurut keterangan seorang pejabat senior Thailand yang dikabarkan Channel News Asia pada Minggu (19/12), ratusan pengungsi Myanmar itu pulang dengan sukarela tanpa paksaan.

"Lebih banyak orang yang mau kembali karena mereka khawatir tentang properti mereka di sana," kata Gubernur Provinsi Somchai Kitcharoenrungroj mengatakan kepada Reuters.


Namun pemulangan ratusan pengungsi Myanmar itu dikhawatirkan oleh Wakil Direktur Asia Human Rights Watch, Phil Robertson. Ia mendesak Thailand untuk tidak terburu-buru mengembalikan pengungsi ke Myanmar.

"Semua orang tahu militer Myanmar dengan sengaja menargetkan warga sipil dengan kekuatan mematikan ketika mereka turun ke lapangan, jadi tidak berlebihan untuk mengatakan para pengungsi ini benar-benar melarikan diri untuk hidup mereka," kata Robertson.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya