Berita

Presiden Brasil Jair Bolsonaro merupakan pemimpin negara yang kontroversial karena kerap memandang sebelah mata ancaman pandemi Covid-19/Net

Dunia

Meski Presidennya Enggan Divaksin, Brasil Segera Syaratkan Bukti Vaksinasi Bagi Pengunjung Asing

MINGGU, 12 DESEMBER 2021 | 12:14 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Brasil akan mensyaratkan bukti vaksinasi Covid-19 bagi pengunjung asing yang hendak masuk ke negara tersebut.

Begitu putusan yang ditetapkan oleh seorang Hakim Mahkamah Agung di Brasil, yakni Hakim Luis Roberto Barroso, jelang akhir pekan ini. Dengan demikian, putusan ini membatalkan peraturan yang dikeluarkan sebelumnya oleh badan kesehatan nasional yang hanya menuntut tes PCR negatif untuk pendatang asing.

Hakim mengatakan, putusan itu dibuat demi mencegah penyebaran varian baru Omicron. Namun pengecualian akan dibuat untuk mereka yang datang dari negara-negara yang tidak dapat memvaksinasi sebagian besar populasi mereka. Namun mereka harus dikarantina pada saat kedatangan selama lima hari.


Belum jelas kapan persyaratan baru akan diperkenalkan. Namun Brasil sendiri merupakan negara yang sebelumnya "lunak" terhadap peraturan mengenai aturan vaksinasi. Hal itu membuat Brasil menjadi negara yang populer di kalangan wisatawan yang tidak divaksinasi.

Namun putusan baru Hakim Mahkamah Agung tersebut akan mengubah citra itu.

Putusan itu dipandang sebagai pukulan lain bagi Presiden Brasil Jair Bolsonaro, yang telah berulang kali mengagalkan upaya untuk mengendalikan penyebaran virus di salah satu negara yang paling parah dilanda pandemi itu. 


Bolsonaro merupakan pemimpin negara yang kontroversial karena kerap memandang sebelah mata ancaman pandemi Covid-19. Ia juga belum disuntik vaksin Covid-19.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya