Berita

Aksi protes di Sudan/Net

Dunia

Tolak Berbagi Kekuasan dengan Militer, Sudan Masih Dibayangi Gelombang Protes

MINGGU, 07 NOVEMBER 2021 | 12:44 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Gelombang protes di Sudan terus berlanjut seiring dengan penolakan para aktivis terhadap inisiatif berbagi kekuasaan dengan militer.

Inisiatif itu muncul setelah kudeta yang dilakukan oleh militer pada bulan lalu, seperti dilaporkan Al Jazeera.

Asosiasi Profesional Sudan (SPA) yang mempelopori pemberontakan hingga penggulingan Omar Al Bashir pada 2019, menyebut inisiatif berbagi kekuasaan hanya akan memperburuk situasi krisis negara.


Pada Sabtu (6/11), SPA telah meminta warga sipil untuk mendirikan barikade di lingkungan dan di jalan-jalan utama untuk mendorong orang, dan juga mengurangi jumlah orang yang akan pergi bekerja pada awal pekan depan.

Para pengunjuk rasa pro-demokrasi telah menggelar demonstrasi besar-besaran untuk mengecam kudeta, yang menggelincirkan jalan rapuh negara itu menuju demokrasi dan disambut dengan kecaman internasional.

Awal pekan ini, Dutabesar Sudan untuk Amerika Serikat (AS), Nureldin Satti mengatakan kudeta tidak dapat melanjutkan mobilisasi yang telah kita lihat dan yang akan kita lihat dalam beberapa hari dan minggu ke depan.

Militer Sudan merebut kekuasaan pada 25 Oktober, membubarkan pemerintahan transisi dan menangkap puluhan pejabat pemerintah dan politisi.

Sejak kudeta, masyarakat internasional telah mempercepat upaya mediasi untuk menemukan jalan keluar dari krisis, yang mengancam akan semakin mengacaukan kawasan Tanduk Afrika yang sudah bergolak.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Selain Anak Buah Nusron, KPK Benarkan Tangkap Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 00:25

Laut Bukan Tempat untuk Mati

Selasa, 15 September 2026 | 00:01

APKARINDO Perjuangkan Ksejahteraan Petani hingga Kejayaan Karet Rakyat

Senin, 14 September 2026 | 23:42

Anak Buah Nusron Kena OTT KPK Terkait Pengurusan HGB Summarecon

Senin, 14 September 2026 | 23:22

DPR Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor dalam Tragedi Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 23:02

Pemerintah Bahu Membahu Cegah Karhutla Masuk Zona Inti IKN

Senin, 14 September 2026 | 23:01

Pemilik Laundry Sukses Kembangkan Usaha dari Mekaar jadi BRILink Agen

Senin, 14 September 2026 | 22:38

OTT KPK Makin Mengerucut, Fahd A Rafiq hingga Bos Summarecon Dikabarkan Terjaring

Senin, 14 September 2026 | 22:37

Ketua KPK Benarkan OTT Pejabat ATR/BPN, Daftar Nama Belum Diungkap

Senin, 14 September 2026 | 21:59

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Selengkapnya