Berita

Presiden Taiwan Tsai Ing-wen/Net

Dunia

RUU Baru AS Wajibkan Washington Beri Bantuan Militer 2 Miliar Dolar ke Taiwan Setiap Tahunnya

JUMAT, 05 NOVEMBER 2021 | 09:49 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sejumlah Senator Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik mengajukan RUU untuk menyisihkan 2 miliar dolar AS per tahun dalam bantuan militer ke Taiwan.

RUU yang dinamakan Taiwan Deterrence Act itu diperkenalkan di Senat pada Kamis (4/11) oleh Senator Jim Risch, dengan disponsori oleh Senator Mike Crapo, Bill Hagerty, Mitt Romney, John Cornyn, dan Marco Rubio.

“Upaya China yang meningkat untuk menguasai Taiwan secara militer merupakan ancaman bagi diplomasi internasional dan keamanan regional,” kata Crapo, seperti dikutip Sputnik.


Di dalam RUU itu disebutkan, Departemen Luar Negeri AS harus menyisihkan 2 miliar dolar AS dalam program bantuan hibah Keuangan Militer Asing setiap tahunnya dari 2023 hingga 2032, selama Taiwan berkomitmen mencocokkan pengeluaran.

“Sangat penting untuk mendapatkan kemampuan asimetris, pelatihan, dan sumber daya kesiapan ke Taiwan dengan cepat sehingga dapat melindungi diri dari agresi China yang melanggar batas di kawasan Indo-Pasifik," jelas Crapo.

Selain itu, RUU tersebut juga mengusulkan agar AS merancang untuk mengekspor kemampuan penting ke Taiwan demi menjaga keseimbangan militer di kawasan, termasuk tembakan presisi jarak jauh, sistem pertahanan udara dan rudal, rudal jelajah anti-kapal, rudal jelajah serangan darat, hingga rudal hipersonik.

Crapo mengatakan, Departemen Luar Negeri harus mendesak pemerintah di Taiwan untuk berinvestasi dalam jumlah amunisi yang cukup untuk memenuhi persyaratan darurat dan menghindari kebutuhan untuk mengakses stok Amerika Serikat di masa perang.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Selain Anak Buah Nusron, KPK Benarkan Tangkap Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 00:25

Laut Bukan Tempat untuk Mati

Selasa, 15 September 2026 | 00:01

APKARINDO Perjuangkan Ksejahteraan Petani hingga Kejayaan Karet Rakyat

Senin, 14 September 2026 | 23:42

Anak Buah Nusron Kena OTT KPK Terkait Pengurusan HGB Summarecon

Senin, 14 September 2026 | 23:22

DPR Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor dalam Tragedi Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 23:02

Pemerintah Bahu Membahu Cegah Karhutla Masuk Zona Inti IKN

Senin, 14 September 2026 | 23:01

Pemilik Laundry Sukses Kembangkan Usaha dari Mekaar jadi BRILink Agen

Senin, 14 September 2026 | 22:38

OTT KPK Makin Mengerucut, Fahd A Rafiq hingga Bos Summarecon Dikabarkan Terjaring

Senin, 14 September 2026 | 22:37

Ketua KPK Benarkan OTT Pejabat ATR/BPN, Daftar Nama Belum Diungkap

Senin, 14 September 2026 | 21:59

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Selengkapnya