Berita

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan/Net

Dunia

Sebar Rumor Viral Erdogan Sudah Meninggal, 30 Warganet Turki Diseret ke Meja Hijau

KAMIS, 04 NOVEMBER 2021 | 09:39 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sebanyak 30 warganet di Turki menghadapi penyelidikan atas kasus penyebaran informasi bohong usai membuat rumor bahwa Presiden Recep Tayyip Erdogan meninggal dunia.

Kepolisian Turki pada Rabu (3/11) membuka penyelidikan atas 30 tersangka yang diduga membuat konten disinformasi dan manipulatif, serta menghina Erdogan.

Dalam beberapa waktu terakhir, tagar #Olmus menjadi trending di Twitter Turki. "Olmus" sendiri diterjemahkan menjadi "sudah mati".


Rumor itu muncul setelah sebuah video viral memperlihatkan Erdogan tampak lemah sembari menyeret kakinya dan kesulitan berjalan. Setelah diusut video itu diambil pada peringatan ulang tahun Republik Turki ke-98

“Dalam 24 jam terakhir, kematian Erdogan telah memekakkan telinga di media sosial. Semua jaringan berita tidur. Mereka tidak mengkonfirmasi atau menyangkal. Mereka tidak mengatakan apa-apa,” kata seorang warganet, merujuk pada spekulasi kematian Erdogan.

Dalam beberapa bulan terakhir, serangkaian video yang menampilkan Erdogan dalam kondisi tidak baik terus bermunculan. Hal itu memicu banyaknya rumor mengenai kesehatan sang presiden.

Kantor presiden membantah adanya masalah kesehatan dengan Erdogan. Alih-alih, mereka meluncurkan proses hukum terhadap individu yang menyebarkan desas-desus yang dituduhkan.

Direktur Komunikasi Republik Turki, Fahrettin Altun kemudian mengunggah video Erdogan berjalan dengan tegap menuju pesawat yang membawanya dari Istanbul ke Ankara di Twitter pada Rabu.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Selain Anak Buah Nusron, KPK Benarkan Tangkap Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 00:25

Laut Bukan Tempat untuk Mati

Selasa, 15 September 2026 | 00:01

APKARINDO Perjuangkan Ksejahteraan Petani hingga Kejayaan Karet Rakyat

Senin, 14 September 2026 | 23:42

Anak Buah Nusron Kena OTT KPK Terkait Pengurusan HGB Summarecon

Senin, 14 September 2026 | 23:22

DPR Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor dalam Tragedi Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 23:02

Pemerintah Bahu Membahu Cegah Karhutla Masuk Zona Inti IKN

Senin, 14 September 2026 | 23:01

Pemilik Laundry Sukses Kembangkan Usaha dari Mekaar jadi BRILink Agen

Senin, 14 September 2026 | 22:38

OTT KPK Makin Mengerucut, Fahd A Rafiq hingga Bos Summarecon Dikabarkan Terjaring

Senin, 14 September 2026 | 22:37

Ketua KPK Benarkan OTT Pejabat ATR/BPN, Daftar Nama Belum Diungkap

Senin, 14 September 2026 | 21:59

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Selengkapnya