Berita

Drone Bayraktar/Net

Dunia

Disindir Rusia, Turki Tak Ingin Disalahkan Jika Ukraina Pakai Drone Bayraktar di Perbatasan

SENIN, 01 NOVEMBER 2021 | 07:40 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Turki tidak dapat disalahkan atas langkah Ukraina yang menggunakan drone Bayraktar TB2 buatan Turki untuk menyerang pasukan separatis di perbatasan yang didukung Rusia.

Begitu yang dikatakan oleh Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu setelah bertemu dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov di sela-sela KTT G20 di Roma, Italia pada Sabtu malam (30/10).

"Jika suatu negara membeli ini dari kami, itu bukan lagi produk Turki," kata Cavusoglu, seperti dikutip Anadolu Agency.


"Mungkin Turki telah memproduksinya, tetapi itu milik Ukraina. Turki tidak dapat disalahkan untuk ini," tambahnya.

Ukraina, yang mendapat dukungan militer dari negara-negara NATO, membuat kesepakatan dengan Ankara untuk memproduksi drone di sebuah pabrik dekat Kyiv.

Kesepakatan itu telah mengecewakan Rusia, yang memiliki kerjasama erat dengan Ankara atas konflik di Suriah, Libya, dan Nagorno-Karabakh meskipun mendukung pihak yang berlawanan, serta hubungan positif di sektor energi.

Pada Rabu (27/10), Kremlin mengatakan drone berisiko memiliki dampak destabilisasi di Ukraina timur, setelah Kyiv mengerahkan drone Bayraktar TB2 untuk menghantam posisi kelompok separatis yang didukung Rusia di sana.

Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy pada Jumat (29/10) mengatakan penggunaan drone oleh Kyiv bersifat defensif.

Pasukan yang didukung Rusia telah memerangi pasukan Ukraina di Ukraina timur sejak 2014, konflik yang menurut Kyiv telah menewaskan 14.000 orang.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Selain Anak Buah Nusron, KPK Benarkan Tangkap Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 00:25

Laut Bukan Tempat untuk Mati

Selasa, 15 September 2026 | 00:01

APKARINDO Perjuangkan Ksejahteraan Petani hingga Kejayaan Karet Rakyat

Senin, 14 September 2026 | 23:42

Anak Buah Nusron Kena OTT KPK Terkait Pengurusan HGB Summarecon

Senin, 14 September 2026 | 23:22

DPR Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor dalam Tragedi Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 23:02

Pemerintah Bahu Membahu Cegah Karhutla Masuk Zona Inti IKN

Senin, 14 September 2026 | 23:01

Pemilik Laundry Sukses Kembangkan Usaha dari Mekaar jadi BRILink Agen

Senin, 14 September 2026 | 22:38

OTT KPK Makin Mengerucut, Fahd A Rafiq hingga Bos Summarecon Dikabarkan Terjaring

Senin, 14 September 2026 | 22:37

Ketua KPK Benarkan OTT Pejabat ATR/BPN, Daftar Nama Belum Diungkap

Senin, 14 September 2026 | 21:59

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Selengkapnya