Berita

Sekjen Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) Antonio Guterres memperingatkan soal ancaman bencana iklim yang semakin nyata di depan mata/Net

Dunia

Sekjen PBB: Dunia Segera Kantongi Tiket One Way Menuju Bencana Iklim

JUMAT, 22 OKTOBER 2021 | 12:58 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Dunia saat ini tengah mengantongi tiket sekali jalan menuju ke bencana iklim.

Begitu peringatan yang dikeluarkan oleh Sekjen Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) Antonio Guterres dalam konferensi pers online dengan anggota proyek internasional Covering Climate Now pada Kamis (21/10).

Merujuk pada Perjanjian Paris 2015 tentang perubahan iklim, yang dibuat pada KTT COP21, seluruh negara didesak untuk menekan pemanasan global di bawah dua derajat Celcius atau sekitar 3,6 derajat Fahrenheit di atas tingkat pra-industri, dan idealnya lebih dekat ke 1,5 derajat Celcius (2,7 derajat Fahrenheit).


Namun perkiraan PBB saat ini menunjukkan bahwa dunia bergerak ke arah "bencana" iklim dengan peningkatan sebesar 2,7 derajat Celcius.

Guterres mengatakan, peningkatan seperti itu jelas merupakan tiket "one way" menuju bencana.

“Polusi karbon dari segelintir negara telah membuat umat manusia bertekuk lutut dan mereka memikul tanggung jawab terbesar,” katanya dalam konferensi pers online tersebut.

“Saya harap kami masih tepat waktu untuk menghindari kegagalan di Glasgow, tetapi waktu semakin singkat, dan segalanya menjadi lebih sulit dan itulah mengapa saya sangat sangat khawatir. Saya khawatir ada yang tidak beres," sambungnya, seperti dikabarkan Al Jazeera.

KTT Glasgow sendiri baru akan dimulai pada 31 Oktober mendatang dan dipandang penting untuk menyepakati target emisi di seluruh dunia yang akan memperlambat pemanasan global.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya