Berita

Empat orang tewas dalam sebuah bom mobil yang menargetkan konvoi gubernur di kota pelabuhan selatan Yaman, Aden/Reuters

Dunia

Bom Mobil Sasar Gubernur Aden, Empat Orang Meninggal Dunia

MINGGU, 10 OKTOBER 2021 | 19:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Yaman masih belum sepi dari suara ledakan bom. Pada akhir pekan ini (Minggu, 10/10), sedikitnya empat orang tewas dalam sebuah bom mobil yang menargetkan konvoi gubernur di kota pelabuhan selatan Yaman, Aden.

Dalam konvoi tersebut terdapat dua pejabat top, yakni Gubernur Aden Ahmed Lamlas dan Menteri Pertanian Salem al-Suqatri. Keduanya berhasil selamat dari ledakan tersebut.

Menurut keterangan yang dirilis oleh pemerintah Yaman, tidak lama setelah ledakan rejadi, kelompok Houthi berada di balik serangan bom mobil itu.


Bukan tanpa alasan Houthi melancarkan serangan dengan menyasar Lamlas. Dia merupakan sekretaris jenderal Dewan Transisi Selatan (STC), sebuah kelompok separatis yang telah bersaing dengan pemerintah yang didukung Arab Saudi untuk menguasai Aden dan wilayah selatan Yaman yang lebih luas.

Sementara itu, Al-Suqatri juga merupakan anggota STC yang didukung Uni Emirat Arab.

Dikabarkan Al Jazeera, seorang juru bicara militer STC mengatakan bahwa akibat dari ledakan bom mobil itu, sedikitnya lima orang terluka termasuk tiga warga sipil, salah satunya adalah anak-anak.

Pemerintah Yaman dan STC adalah sekutu nominal di bawah koalisi yang dipimpin oleh Arab Saudi. Mereka memiliki satu tujuan yakni untuk memerangi gerakan kelompok Houthi yang bersekutu dengan Iran di Yaman.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya