Berita

Pangkalan Udara Bagram, bekas markas utama militer AS di Afghanistan/Net

Dunia

Muncul Rumor Pangkalan Bagram Diambil Alih China, Taliban Bantah: Tak Ada Pasukan Asing di Afghanistan

SENIN, 04 OKTOBER 2021 | 14:09 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Rumor mengenai Pangkalan Udara Bagram di Afghanistan yang diambil alih oleh China dibantah dengan tegas oleh Taliban.

Anggoota komisi budaya Taliban, Omar Mansor menegaskan tidak ada pasukan asing di Afghanistan, termasuk di Lapangan Terbang Bagram.

"Tidak ada pasukan asing saat ini di Afghanistan, termasuk China," ujar Mansor, seperti dimuat TOLONews.


Munculnya rumor pasukan China hadir di Pangkalan Bagram terjadi ketika bekas basis utama NATO itu dikabarkan kembali beroperasi setelah dua bulan ditinggalkan.

Pada Sabtu malam (2/10), warga Bagram mengaku lampu-lampu di pangkalan dinyalakan untuk pertama kali setelah pasukan Amerika Serikat (AS) angkat kaki.

"Lampu dinyalakan kembali di pangkalan angkatan udara Bagram. Ada beberapa suara yang terdengar di pangkalan itu. Sebuah pesawat juga terlihat di sana," kata seorang penduduk distrik Bagram, Shamshad.

Tetapi Mansor menyebut, anggota Taliban lah yang menyalakan lampu di sana.

Banyak pihak yang berspekulasi, dimulainya kembali lalu lintas udara di Bagram diduga menandakan kekuatan asing terlibat. Nama China pun muncul lantaran beberapa analisis sebelumnya menyebut Beijing sedang mengincar pangkalan udara yang menjadi markas utama AS di Afghanistan itu.

Pada awal September lalu, sebuah surat kabar India mengklaim bahwa para pemimpin Taliban sedang dalam pembicaraan dengan Pakistan dan China mengenai masa depan pangkalan udara Afghanistan, dan bahwa Bagram telah dijadwalkan untuk diserahkan kepada operator China.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT BPN, Uang Disimpan di Rumah Tangan Kanan Nusron

Selasa, 15 September 2026 | 20:26

Bapera Hormati Proses Hukum Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 20:24

Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jahit Harmoni Lintas Generasi

Selasa, 15 September 2026 | 20:11

BNI-Pajakind Integrasikan Layanan Perbankan-Perpajakan Digital untuk UMKM

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

Ini Identitas 19 Orang Terjaring OTT KPK di Kasus Kementerian ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

KPK Tahan 8 Tersangka Kasus Suap ATR/BPN, Tangan Kanan Nusron hingga Bos Summarecon

Selasa, 15 September 2026 | 19:58

UOB: Indonesia Punya Tameng Hadapi Guncangan Global, Apa Itu?

Selasa, 15 September 2026 | 19:37

KUHP-KUHAP Baru Perkuat Peran Advokat Dampingi Klien

Selasa, 15 September 2026 | 19:28

Purbaya Terlempar dari Kabinet Diduga Gegara Whoosh

Selasa, 15 September 2026 | 19:17

Pejabat ATR/BPN Terjaring OTT KPK, Wamen Ossy Minta Publik Tak Berspekulasi

Selasa, 15 September 2026 | 19:01

Selengkapnya