Berita

Menteri Luar Negeri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani/Net

Dunia

Doha: Taliban Bisa Belajar dari Qatar untuk Membangun Negara Muslim yang Menghormati Perempuan

JUMAT, 01 OKTOBER 2021 | 10:52 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Qatar menyatakan rasa kekecewaannya pada Taliban yang telah membatasi pergerakan perempuan di Afghanistan. Taliban juga diminta untuk belajar dari Qatar dalam membentuk negara Muslim.

Menteri Luar Negeri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani mengatakan pihaknya sangat kecewa ketika Taliban melarang anak perempuan melanjutkan sekolah menengah mereka.

"Tindakan baru-baru ini yang sayangnya kita lihat di Afghanistan, sangat mengecewakan melihat beberapa langkah mundur," kata Al Thani dalam konferensi pers di Doha pada Kamis (30/9), seperti dikutip Al Jazeera.


Al Thani mengatakan, pihaknya akan terus melakukan komunikasi dengan Taliban dan berusaha menunjukkan kelompok itu bagaimana negara-negara Muslim menjalankan sistem Islam, termasuk menangani isu-isu mengenai perempuan.

"Salah satu contohnya adalah negara Qatar, yang merupakan negara Muslim. Sistem kami adalah sistem Islam, tetapi kami memiliki jumlah perempuan melebihi laki-laki dalam angkatan kerja, pemerintahan, dan pendidikan tinggi," tambah Al Thani.

Setelah mengambil alih kendali Afghanistan pada pertengahan Agustus, Taliban berkomitmen untuk membentuk pemerintahan yang inklusif, yang menghormati hak-hak perempuan. Tetapi dalam beberapa pekan terakhir, hal itu diragukan, Taliban justru dinilai melakukan pelanggaran hak asasi manusia.

Sudah hampir dua minggu Taliban melarang anak perempuan pergi ke sekolah menengah, yang memicu aksi protes dari kaum perempuan.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT BPN, Uang Disimpan di Rumah Tangan Kanan Nusron

Selasa, 15 September 2026 | 20:26

Bapera Hormati Proses Hukum Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 20:24

Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jahit Harmoni Lintas Generasi

Selasa, 15 September 2026 | 20:11

BNI-Pajakind Integrasikan Layanan Perbankan-Perpajakan Digital untuk UMKM

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

Ini Identitas 19 Orang Terjaring OTT KPK di Kasus Kementerian ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

KPK Tahan 8 Tersangka Kasus Suap ATR/BPN, Tangan Kanan Nusron hingga Bos Summarecon

Selasa, 15 September 2026 | 19:58

UOB: Indonesia Punya Tameng Hadapi Guncangan Global, Apa Itu?

Selasa, 15 September 2026 | 19:37

KUHP-KUHAP Baru Perkuat Peran Advokat Dampingi Klien

Selasa, 15 September 2026 | 19:28

Purbaya Terlempar dari Kabinet Diduga Gegara Whoosh

Selasa, 15 September 2026 | 19:17

Pejabat ATR/BPN Terjaring OTT KPK, Wamen Ossy Minta Publik Tak Berspekulasi

Selasa, 15 September 2026 | 19:01

Selengkapnya