Berita

Presiden Rusia Vladimir Putin/Net

Dunia

Denmark, Norwegia dan Swedia Buat Aliansi Militer, Rusia Jadi Target Khusus

JUMAT, 24 SEPTEMBER 2021 | 15:51 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Tiga negara Skandinavia sekaligus anggota NATO dilaporkan membuat perjanjian pertahanan untuk meningkatkan kapasitas bersama dalam menghadapi Rusia.

Mereka adalah Swedia, Denmark, dan Norwegia. Ketiganya akan menandatangani perjanjian kerjasama operasi militer pada Jumat (23/9). Tujuannya untuk meningkatkan kemampuan militer melalui latihan bersama.

Menurut ketiganya, situasi keamanan di Selat Oresund dan wilayah Laut Utara telah memburuk. Untuk itu, kemampuan menghadapi ancaman dan pelanggaran secara bersama-sama perlu ditingkatkan.


Menteri Pertahanan Norwegia Frank Bakke-Jensen menyarankan agar perjanjian itu membuat gambaran keamanan lebih aman, sebagai pelengkap NATO.

"Ini menghalangi dan memiliki efek keamanan yang signifikan," ujar Bakke-Jensen kepada saluran televisi Norwegia, TV2.

Sebaliknya, Menteri Pertahanan Denmark Trine Bramsen berpendapat bahwa perjanjian itu tidak secara signifikan mengubah situasi keamanan negara itu.

"NATO lah yang menjadi jaminan kami jika kami tiba-tiba diserang. Tapi itu tidak mengubah fakta bahwa selalu baik ketika tetangga datang untuk menyelamatkan. Bantuan dari tetangga juga merupakan hal yang sangat penting dalam konteks militer," jelasnya.

Menteri Pertahanan Swedia Peter Hultqvist menekankan pentingnya memperluas kerjasama militer dengan negara lain, dengan meningkatnya risiko terorisme internasional dan dunia yang lebih bermasalah.

Hultqvist secara khusus menyebutkan nama Rusia sebagai musuh yang dimaksud.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT BPN, Uang Disimpan di Rumah Tangan Kanan Nusron

Selasa, 15 September 2026 | 20:26

Bapera Hormati Proses Hukum Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 20:24

Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jahit Harmoni Lintas Generasi

Selasa, 15 September 2026 | 20:11

BNI-Pajakind Integrasikan Layanan Perbankan-Perpajakan Digital untuk UMKM

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

Ini Identitas 19 Orang Terjaring OTT KPK di Kasus Kementerian ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

KPK Tahan 8 Tersangka Kasus Suap ATR/BPN, Tangan Kanan Nusron hingga Bos Summarecon

Selasa, 15 September 2026 | 19:58

UOB: Indonesia Punya Tameng Hadapi Guncangan Global, Apa Itu?

Selasa, 15 September 2026 | 19:37

KUHP-KUHAP Baru Perkuat Peran Advokat Dampingi Klien

Selasa, 15 September 2026 | 19:28

Purbaya Terlempar dari Kabinet Diduga Gegara Whoosh

Selasa, 15 September 2026 | 19:17

Pejabat ATR/BPN Terjaring OTT KPK, Wamen Ossy Minta Publik Tak Berspekulasi

Selasa, 15 September 2026 | 19:01

Selengkapnya