Berita

Bendera Taliban berkibar di Masjid Lal, Pakistan/Net

Dunia

Bendera Taliban Berkibar di Masjid Lal Pakistan, Diizinkan PM Imran Khan?

RABU, 22 SEPTEMBER 2021 | 10:27 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kemenangan Taliban di Afghanistan menjadi dorongan bagi Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP) atau Taliban Pakistan untuk bertindak lebih berani.

Hal itu terlihat dari bendera putih milik Taliban yang berkibar di Masjid Lal, Pakistan. Bendera itu sebelumnya telah diturunkan oleh aparat keamanan Pakistan, namun kemudian dikibarkan kembali oleh Kepala Ulama Masjid Lal, Maulana Abdul Aziz.

Sebuah video yang viral baru-baru ini memperlihatkan Maulana Abdul Aziz dengan Kalashnikov-nya mengancam aparat keamanan untuk tidak menurunkan bendera itu lagi.


"(Atau) Taliban Pakistan akan memberi Anda semua pelajaran," ancamnya, seperti dimuat India Narrative, Rabu (22/9).

Menteri Dalam Negeri Pakistan Sheikh Rashid mengatakan, pihaknya berusaha untuk melakukan komunikasi dengan Maulana Abdul Aziz yang dikenal sebagai ulama radikal.

"Ada beberapa kasus terkait Maulana Aziz, tetapi pemerintah ingin situasi di ibukota tetap normal. Setiap hari, dia memiliki masalah dan setiap hari kami berusaha menyelesaikannya," jelas Rashid.

Baru-baru ini, Maulana Abdul Aziz bertemu dengan pihak pemerintah. Setelah pertemuan, ia merilis pesan audio yang mengklaim bahwa pemerintahan Perdana Menteri Imran Khan telah menerima tuntutannya, termasuk penerapan syariah di Pakistan.

Ketika Taliban merebut Kabul pada pertengahan Agustus, Maulana Abdul Aziz telah mengibarkan bendera Taliban di atas Masjid Lal dan tempat-tempat lainnya untuk memberikan selamat kepada Taliban di Afghanistan.

TTP sendiri diketahui memiliki 511 madrasah dan 1.000 masjid di Islamabad.


Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT BPN, Uang Disimpan di Rumah Tangan Kanan Nusron

Selasa, 15 September 2026 | 20:26

Bapera Hormati Proses Hukum Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 20:24

Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jahit Harmoni Lintas Generasi

Selasa, 15 September 2026 | 20:11

BNI-Pajakind Integrasikan Layanan Perbankan-Perpajakan Digital untuk UMKM

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

Ini Identitas 19 Orang Terjaring OTT KPK di Kasus Kementerian ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

KPK Tahan 8 Tersangka Kasus Suap ATR/BPN, Tangan Kanan Nusron hingga Bos Summarecon

Selasa, 15 September 2026 | 19:58

UOB: Indonesia Punya Tameng Hadapi Guncangan Global, Apa Itu?

Selasa, 15 September 2026 | 19:37

KUHP-KUHAP Baru Perkuat Peran Advokat Dampingi Klien

Selasa, 15 September 2026 | 19:28

Purbaya Terlempar dari Kabinet Diduga Gegara Whoosh

Selasa, 15 September 2026 | 19:17

Pejabat ATR/BPN Terjaring OTT KPK, Wamen Ossy Minta Publik Tak Berspekulasi

Selasa, 15 September 2026 | 19:01

Selengkapnya