Berita

Menteri Keuangan AS Janet Yellen/Net

Dunia

Berisiko Gagal Bayar, AS Bisa Hadapi Krisis Keuangan Parah

SENIN, 20 SEPTEMBER 2021 | 13:15 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) akan menghadapi krisis keuangan bersejarah jika pemerintah tidak melakukan tindakan untuk mengendalikan resesi, bunga, dan pengangguran.

Lewat opini di Wall Street Journal pada Minggu (19/9), Menteri Keuangan Janet Yellen mengatakan krisis yang dihadapi AS akan menambah dampak pandemi Covid-19

"Kami akan keluar dari krisis ini sebagai negara yang lebih lemah secara permanen," kata Yellen.


Selama ini, Yelen mengatakan kredit menjadi keuntungan bagi AS, tetapi dengan kerusakan ekonomi, biaya pinjaman menjadi lebih tinggi sementara harga aset lebih rendah.

Dalam peringatannya, Yellen menyebut, Departemen Keuangan akan kehabisan kas dan kapasitas pinjaman di bawah batas utang 28,4 triliun dolar AS pada Oktober.

"Kita dapat meminjam lebih murah daripada hampir semua negara lain, dan gagal bayar akan membahayakan posisi fiskal yang patut ditiru ini. Itu juga akan membuat Amerika menjadi tempat tinggal yang lebih mahal, karena biaya pinjaman yang lebih tinggi akan membebani konsumen," imbau Yellen.

"Pembayaran hipotek, pinjaman mobil, tagihan kartu kredit, semua yang dibeli dengan kredit akan lebih mahal setelah gagal bayar," imbuhnya.

Yellen sendiri meminta Kongres untuk menaikkan atau menangguhkan batas utang. Tetapi Partai Republik telah menolaknya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT BPN, Uang Disimpan di Rumah Tangan Kanan Nusron

Selasa, 15 September 2026 | 20:26

Bapera Hormati Proses Hukum Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 20:24

Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jahit Harmoni Lintas Generasi

Selasa, 15 September 2026 | 20:11

BNI-Pajakind Integrasikan Layanan Perbankan-Perpajakan Digital untuk UMKM

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

Ini Identitas 19 Orang Terjaring OTT KPK di Kasus Kementerian ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

KPK Tahan 8 Tersangka Kasus Suap ATR/BPN, Tangan Kanan Nusron hingga Bos Summarecon

Selasa, 15 September 2026 | 19:58

UOB: Indonesia Punya Tameng Hadapi Guncangan Global, Apa Itu?

Selasa, 15 September 2026 | 19:37

KUHP-KUHAP Baru Perkuat Peran Advokat Dampingi Klien

Selasa, 15 September 2026 | 19:28

Purbaya Terlempar dari Kabinet Diduga Gegara Whoosh

Selasa, 15 September 2026 | 19:17

Pejabat ATR/BPN Terjaring OTT KPK, Wamen Ossy Minta Publik Tak Berspekulasi

Selasa, 15 September 2026 | 19:01

Selengkapnya