Berita

Menteri Pertahanan Jepang Nobuo Kishi menginstruksikan stafnya untuk mengumpulkan informasi dan menjaga agar tetap waspada terkait diidentifikasinya kapal selam diduga milik China di dekat perairan Jepang/Net

Dunia

Jepang Identifkasi Kapal Selam Mencurigakan Di Dekat Perairan Teritorial, Diduga Milik China

MINGGU, 12 SEPTEMBER 2021 | 15:39 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Asia Timur merupakan kawasan yang seakan tidak pernah sepi dari gejolak. Akhir pekan ini, Kementerian Pertahanan Jepang mengatakan bahwa sebuah kapal selam yang diyakini berasal dari China terlihat di perairan dekat pulau-pulau selatannya.

Hal ini semakin membuat menambah ketegangan maritim di Pasifik.

Menurut keterangan yang dirilis oleh Kementerian Pertahanan Jepang pada Minggu (12/9), Angkatan Laut Jepang mengidentifikasi sebuah kapal selam yang berlayar ke barat laut di luar perairan teritorial dekat pulau Amami Oshima, bagian dari prefektur Kagoshima pada Jumat pagi (10/9).


Kapal selam itu, kata pernyataan yang sama sebagaimana dimuat Channel News Asia, terus berada di bawah air ke arah barat di laut dekat Pulau Yokoate.

Bukan hanya itu, sebuah kapal perusak China juga terlihat di sekitarnya.

Pernyataan yang sama menjelaskan bahwa Pasukan Bela Diri Maritim Jepang mengidentifikasi kapal-kapal itu di zona yang berdekatan, yang berada di luar perairan teritorial di mana kapal-kapal diharuskan mengidentifikasi diri mereka sendiri.

Namun, Menteri Pertahanan Jepang Nobuo Kishi menginstruksikan stafnya untuk mengumpulkan informasi dan menjaga pengawasan waspada dengan rasa urgensi.

Ini bukan kali pertama Jepang mengeluhkan soal gangguan dari kapal-kapal China di perairan teritorialnya dan di dekat pulau-pulau yang disengketakan. Situasi semacam ini kerap terjadi selama beberapa tahun terakhir.

Belum ada pernyataan dari pihak China terkait keluhan dari Jepang tersebut.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Subsidi Biaya Haji 2027 jadi Kabar Baik bagi Calon Jemaah

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:30

Hanya PDIP Berani secara Vulgar Menyerang Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:07

Sangat Aneh Parpol di DPR Tidak Tegas soal Putusan MK terkait Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:41

Kumpulkan 800 Pati TNI-Polri: Kekuatan Harus Berujung Rasa Aman Rakyat

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:30

Suyudi Bakal Bawa Korps Bhayangkara Makin Profesional

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:10

Komisi I DPR Usul Dua Rekomendasi soal Status Kavling TNI AL Pangkalan Jati

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:46

Soal Putusan MK, Jokowi-Gibran sedang Menuai Hasil

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:01

PPTQ Al-Ghozali Majalengka Pastikan Isu Perundungan Hoaks

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:26

AHDAA Raih Penghargaan Indonesia Halal Awards 2026

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:09

Industri Percetakan Butuh Kolaborasi Lintas Kementerian

Jumat, 09 Oktober 2026 | 00:36

Selengkapnya