Berita

Presiden Joko Widodo/Repro

Politik

Ketua Watimpres Era SBY Ingatkan Jokowi Jangan Melulu Tukar Pikiran Sama Pengusaha

SABTU, 11 SEPTEMBER 2021 | 22:12 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Undangan ke Istana untuk membicarakan perihal ekonomi, melulu diberikan Presiden Joko Widodo kepada perhimpunan-perhimpunan pengusaha di Indonesia.

Wajar kiranya jika muncul anggapan begitu. Karena, pada Rabu (8/9) Jokowi kembali melakukan pertemuan dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Asosiasi Peritel Indonesia (Aprindo) ingga Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Himpi), membahas soal kondisi perekonomian tanah air kekinian di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang mulai dilonggarkan.

Meski di dalam pertemuan tersebut Jokowi meminta agar asosiasi pengusaha mengimbau kepada pelaku usaha tidak bereuforia dengan pelonggaran PPKM, tetapi ada masukan dari publik kepadanya agar mendengar perihal perekonomian dan pandemi dari kelompok masyarakat lainnya.


Seperti yang disampaikan mantan Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) era Presiden keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono, Emil Salim.

Dalam akun Twitter Pribadinya, Emil meminta Jokowi untuk tidak melulu mendengar dan atau meminta informasi lapangan dari pengusaha. Akan tetapi, dia menyarankan agar Kepala Negara juga mendengar dari sejumlah kelompok masyarakat.

"Setelah Presiden bertukar pikiran 8 September. Hal-hal pembangunan dengan pemimpin-pemimpin pengusaha Kain, Apindo, Hipmi sangatlah perlu melanjutkan dialog serupa juga dengan tokoh-tokoh bangsa seperti Muazin Ketua Muhamadyah, Pemimpin Buruh, Petani, Adat untuk gambaran obyektif tantangan bangun bangsa," demikian Emil Salim.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Selain Anak Buah Nusron, KPK Benarkan Tangkap Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 00:25

Laut Bukan Tempat untuk Mati

Selasa, 15 September 2026 | 00:01

APKARINDO Perjuangkan Ksejahteraan Petani hingga Kejayaan Karet Rakyat

Senin, 14 September 2026 | 23:42

Anak Buah Nusron Kena OTT KPK Terkait Pengurusan HGB Summarecon

Senin, 14 September 2026 | 23:22

DPR Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor dalam Tragedi Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 23:02

Pemerintah Bahu Membahu Cegah Karhutla Masuk Zona Inti IKN

Senin, 14 September 2026 | 23:01

Pemilik Laundry Sukses Kembangkan Usaha dari Mekaar jadi BRILink Agen

Senin, 14 September 2026 | 22:38

OTT KPK Makin Mengerucut, Fahd A Rafiq hingga Bos Summarecon Dikabarkan Terjaring

Senin, 14 September 2026 | 22:37

Ketua KPK Benarkan OTT Pejabat ATR/BPN, Daftar Nama Belum Diungkap

Senin, 14 September 2026 | 21:59

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Selengkapnya