Berita

Silaturahmi Ketua DPD Demokrat Jabar, Irfan Suryanagara dan Ketua DPW PKS Jabar, Haru Suandharu/Ist

Politik

Silaturahmi Politik Demokrat-PKS Jabar Harus Diikuti Strategi Mendongkrak Popularitas

JUMAT, 04 JUNI 2021 | 09:06 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Silaturahmi politik yag telah dilakukan DPD Partai Demokrat dan DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Barat harus diikuti dengan strategi agar keduanya bisa lebih populer di masyarakat.

Terlebih lagi, Indonesia Political Opinion (IPO) menilai kedua partai belum memiliki tokoh yang cukup dikenal di kalangan masyarakat Jabar untuk menyongsong Pemilihan Gubernur (Pilgub) mendatang.

Untuk itu, Peneliti Utama IPO, Catur Nugroho menyarankan, jika DPD Demokrat dan DPW PKS Jabar berencana mengusung paslon pada Pilgub nanti, dari sekarang sudah mulai menyapa masyarakat.


"Kalau memang kedua partai tersebut ingin mengusung kader dari Jabar ya bagusnya dimulai dari sekarang. Apalagi keduanya telah melaksanakan silaturahmi politik kemudian menyusun strategi untuk mengangkat kedua tokoh tersebut," ujar Catur kepada Kantor Berita RMOLJabar, Kamis (3/6).

Meski begitu, imbuh Catur, kedua partai tersebut juga berpotensi mengambil tokoh dari luar Jabar yang sudah cukup kuat dan mumpuni. Seperti saat Pilgub di NTB, di mana PKS dan Demokrat mengusung Zulkieflimansyah.

"Kang Zulkieflimansyah awalnya dipasang di Banten tetapi gagal tetapi mampu berhasilnya di NTB," lanjutnya.

Oleh karena itu, strategi semacam itu bisa saja terjadi karena mungkin terdapat tokoh yang kurang laku di daerah lain namun berpotensi meraih kesuksesan di Jabar.

"Jadi untuk saat ini belum dapat diprediksi tokoh yang akan diusung oleh PKS dan Demokrat di Jabar," tutupnya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT BPN, Uang Disimpan di Rumah Tangan Kanan Nusron

Selasa, 15 September 2026 | 20:26

Bapera Hormati Proses Hukum Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 20:24

Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jahit Harmoni Lintas Generasi

Selasa, 15 September 2026 | 20:11

BNI-Pajakind Integrasikan Layanan Perbankan-Perpajakan Digital untuk UMKM

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

Ini Identitas 19 Orang Terjaring OTT KPK di Kasus Kementerian ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

KPK Tahan 8 Tersangka Kasus Suap ATR/BPN, Tangan Kanan Nusron hingga Bos Summarecon

Selasa, 15 September 2026 | 19:58

UOB: Indonesia Punya Tameng Hadapi Guncangan Global, Apa Itu?

Selasa, 15 September 2026 | 19:37

KUHP-KUHAP Baru Perkuat Peran Advokat Dampingi Klien

Selasa, 15 September 2026 | 19:28

Purbaya Terlempar dari Kabinet Diduga Gegara Whoosh

Selasa, 15 September 2026 | 19:17

Pejabat ATR/BPN Terjaring OTT KPK, Wamen Ossy Minta Publik Tak Berspekulasi

Selasa, 15 September 2026 | 19:01

Selengkapnya