Berita

Manajemen RS Ummi Bogor bakal segera dipanggil pihak kepolisian menyusul laporan Satgas Covid-19/Net

Presisi

Terima Laporan Satgas Covid-19, Polresta Bogor Segera Panggil Dirut RS Ummi

MINGGU, 29 NOVEMBER 2020 | 04:56 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Polresta Bogor mengaku telah menerima laporan Satgas Covid-19 Kota Bogor terkait ketidakterbukaan manajemen RS Ummi soal kondisi Habib Rizieq Shihab.

Direktur Utama (Dirut) RS UMMI, Andi Tatat, dan sejumlah pihak terkait akan segera dipanggil untuk dimintai keterangan.

"Ya, pihak-pihak terkait termasuk dari Satuan Tugas Covid-19, kemudian juga dari pihak-pihak manajemen RS UMMI (akan segera dipanggil)," jelas Paur Humas Polresta Bogor Kota, Ipda Rachmat Gumilar, kepada wartawan, Sabtu (28/11).


Rachmat mengatakan, untuk selanjutnya kasus ini akan ditangani Satuan Reserse Kriminal Polres Bogor Kota.

"Urusan Reskrim. Itu kan tahap-tahap ke sana belum tahu. Yang jelas berdasarkan laporan kita tangani, kita siapkan administrasi penyidikannya, penyelidikannya, untuk mempersiapkan lah," jelasnya.

"Langkahnya sementara ini, sudah menerima laporan tentunya ya, dari pihak Reskrim sedang menyiapkan administrasi untuk penyelidikan, yang nanti akan memeriksa, memanggil para pihak-pihak terkait," sambung Rachmat.

Dirut RS UMMI Bogor, Andi Tatat, telah dilaporkan ke polisi oleh Satgas Covid-19 Kota Bogor. Manajemen RS Ummi dinilai menghalang-halangi upaya satgas melakukan swab test terhadap Habib Rizieq yang dirawat di rumah sakit tersebut.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Lepas Status WNI Kena Tarif Rp5 Juta, Ini Kata Ketua DPR

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:23

KPK Panggil Lima Pejabat BPK Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:16

Saham BUMI Menguat 6 Persen pada Sesi I, Bukukan Transaksi Rp727,5 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:15

Pengisian Jabatan di Kemenag Dituntut Adil dan sesuai Meritokrasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:08

Bisa Jadi Ada Aparat Lain Seperti Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:06

Sekolah Negeri Sepi Peminat Harus Jadi Perhatian

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:05

Mereduksi Bobot Kekuasaan Gibran Lewat Pergeseran Posisi Duduk Wapres

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:04

Sepak Bola Berbasis Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:50

DPR Minta Kesetaraan Penanganan Kasus Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:39

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilibatkan dalam Pemungutan Pajak Berpeluang Gerus Kepercayaan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:38

Selengkapnya