Berita

Sebuah foto selebaran dari Angkatan Pertahanan Australia menunjukkan pendaratan helikopter di dekat huruf SOS di pantai di Pulau Pikelot, tempat ketiga pria itu diselamatkan/Net

Dunia

Tiga Hari Terdampar Di Pulau Terpencil, Tiga Orang Pria Berhasil Diselamatkan Berkat Tulis SOS Raksasa

SELASA, 04 AGUSTUS 2020 | 17:57 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pertolongan dan keajaiban akan datang dari mana saja asalkan kita mau berusaha. Contohnya yang dialami tiga pria yang terdampar di sebuah pulau kecil di kepulauan Mikronesia yang berhasil diselamatkan setelah mereka menulis tanda SOS raksasa di atas pasir sehingga dapat terlihat dari udara.

Departemen Pertahanan Australia mengatakan orang-orang itu telah hilang selama hampir tiga hari. Sampai ketika sinyal yang mereka buat terlihat pada hari Minggu (2/8) di Pulau Pikelot yang tidak berpenghuni oleh pesawat pencari gabungan Australia dan AS.

Tiga pria itu tampaknya berangkat dari Pulawat Atoll dengan kapal sepanjang 7 meter (23 kaki) pada 30 Juli dan bermaksud melakukan perjalanan sekitar 43 kilometer ke Pulap Atoll ketika mereka berlayar di luar jalur dan kehabisan bahan bakar, kata departemen itu, seperti dikutip dari AFP, Selasa (4/8).


Para pencari di Guam meminta bantuan Australia. Militer kapal Canberra, yang kembali ke Australia dari latihan di Hawaii, dialihkan ke daerah itu dan bergabung dengan para pencari AS dari Guam.

Orang-orang itu ditemukan sekitar 190 kilometer dari tempat mereka berangkat.

"Saya bangga dengan respons dan profesionalisme semua yang ada di kapal saat kami memenuhi kewajiban kami untuk berkontribusi pada keselamatan kehidupan di laut di mana pun kami berada," kata komandan Canberra, Kapten Terry Morrison dalam sebuah pernyataan.

Pada saat ditemukan ketiganya dalam kondisi baik. Sebuah helikopter militer Australia kemudian mendarat di pantai untuk memberi mereka makanan dan air. Sebuah kapal patroli Mikronesia dijadwalkan untuk menjemput mereka.

SOS adalah sinyal marabahaya yang diakui secara internasional yang berasal dari kode Morse.

Dalam insiden serupa pada Agustus 2016, sepasang pelaut yang terdampar diselamatkan dari pulau tak berpenghuni lain di Mikronesia setelah helikopter Angkatan Laut AS melihat tanda SOS mereka.

Beberapa bulan sebelumnya, tiga orang lainnya yang kapalnya terbalik dua mil dari pantai terlihat di pulau terdekat setelah menulis kata "Help" di pasir.

Mikronesia adalah gugus kepulauan yang terdiri dari pulau-pulau yang berukuran sangat kecil di Samudra Pasifik bagian Timur, tetapi Hawaii tidak termasuk. Berbatasan dengan Filipina yang terletak di sebelah Barat, Indonesia di barat daya, Papua Nugini dan Melanesia di selatan, dan Polinesia di tenggara dan timur.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya