Berita

Kapal Pesiar MS Roald Amundsen/Net

Dunia

Klaster Baru Di Kapal Pesiar MS Roald Amundsen, Puluhan Penumpang Dan Awak Terinfeksi Covid-19

SENIN, 03 AGUSTUS 2020 | 10:30 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pejabat kesehatan Norwegia mengumumkan pada Minggu (2/8), bahwa 40 penumpang dan awak kapal pesiar MS Roald Amundsen telah dinyatakan positif terinfeksi Covid-19. Hingga kini pihak berwenang masih berusaha melacak sejumlah penumpang dari dua pelayaran Arktika baru-baru ini.

Penemuan kasus bermula dari empat anggota awak kapal yang didiagnosis gangguan penapasan ketika kapal tiba di pelabuhan Tromsoe, pada  Jumat (31/7). Saat ini keempatnya sudah dirawat di rumah sakit.

Tes pun dilakukan kepada awak lainnya. Hasil tes menunjukkan 32 dari 158 staf lainnya juga ikut terinfeksi.


Sementara para kru dikarantina di kapal, 178 penumpang telah turun saat kapal tiba di Pelabuhan Tromsoe, tanpa melewati proses diagnosa. Membuat aparat bergerak cepat dan ekstra untuk menemukan mereka yang memiliki potensi penyebaran.

Institut Kesehatan Masyarakat Norwegia (FHI) dan kotamadya Tromsoe mengatakan, sejauh ini, empat dari 387 penumpang gabungan yang melakukan perjalanan dengan dua kapal pesiar terpisah sejak 17 Juli telah ditemukan membawa virus corona.

"Kami menduga, mungkij saja ada lebih banyak infeksi akan ditemukan sehubungan dengan wabah ini," kata Line Vold, ksekutif senior FHI, seperti dikutip dari Reuters, Senin (3/8).

Hurtigruten, perusahaan pemilik MS Roald Amundsen serta 15 kapal lainnya, pada pertengahan Juni menjadi yang pertama yang kembali melakukan kegiatan pelayaran setelah penghentian tiga bulan karena pandemik.

Saat ditanya kemudian apakah pihak berwenang sekarang telah menemukan dan menguji semua orang yang berpotensi terinfeksi di atas kapal pesiar, seorang juru bicara FHI mengatakan: "Pesan telah dikirim ke semua penumpang. Kami sekarang berusaha memverifikasi bahwa informasi tersebut telah diterima dan dipahami."

Di antara kru yang terinfeksi, 32 berasal dari Filipina sementara sisanya berkebangsaan Norwegia, Prancis, dan Jerman, kata operator Hurtigruten.

"Kami bekerja keras untuk menahan wabah ini untuk membatasi penyebaran pada populasi umum," kata Walikota Tromsoe, Kathrine Kristoffersen.

Pada awal wabah virus corona pada awal 2020, ribuan penumpang terdampar di kapal pesiar di perairan Asia, Amerika Serikat dan di tempat lain, yang menyebabkan operator sejumlah perusahaan membatalkan perjalanan yang memicu PHK massal.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya