Berita

Duta Besar Kuba untuk PBB, Ana Silvia Rodriguez/Net

Dunia

Dubes Rodriguez: AS Sengaja Ingin Membuat Rakyat Kuba Kelaparan

SABTU, 01 AGUSTUS 2020 | 17:55 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

. Duta Besar Kuba untuk PBB, Ana Silvia Rodriguez, pada hari Jumat (31/7) menolak tindakan koersif atau paksaan sepihak dari AS untuk memperketat blokade terhadap Kuba di tengah-tengah pandemik Covid-19.

Rodriguez mengatakan di Twitter bahwa Washington telah memblacklist bank Kuba, Havin Bank, yang berkantor pusat di Inggris serta memblokir asetnya

"AS telah berusaha membuat rakyat Kuba hidup dalam kelaparan dan keputusasaan dengan mengambil tindakan semacam itu, tetapi Gedung Putih tidak akan berhasil," kata duta besar tersebut, seperti dikutip dari PL, Sabtu (1/8).


Sebelumnya, pada Kamis (30/7) otoritas AS meratifikasi sanksi terhadap Havin Bank, satu-satunya entitas yang didirikan secara eksklusif dengan ibukota Kuba dan yang kantor pusatnya di London.

Situs web Departemen Keuangan AS mengumumkan berita tersebut, yang menyatakan bahwa agensi tersebut termasuk dalam daftar penunjukan khusus Kantor Pengendalian Aset Asing.

Havin Bank telah beroperasi sejak Agustus 1973 dan pemegang saham utamanya adalah Banco Central de Cuba (Bank Sentral Kuba). Dengan lokasi istimewa di London, bank ini memiliki jaringan 400 koresponden di seluruh dunia.

Langkah baru-baru AS ini menjadi tambahan sanksi yang berlaku sebelumnya, seperti larangan perjalanan warga AS dan masuknya kapal penjelajah ke Kuba, serta sanksi terhadap perusahaan pelayaran yang mengangkut minyak ke Kuba.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya