Berita

James Murdoch bersama ayahnya Rupert Murdoch dan kakaknya, Lachlan Murdoch/Net

Dunia

Berselisih Soal Konten Editorial James Murdoch Mengundurkan Diri Dari Dewan News Corp

SABTU, 01 AGUSTUS 2020 | 10:28 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

James Murdoch mengundurkan diri dari dewan News Corp pada Jumat (31/7) terkait ketidaksepakatan mengenai konten editorial di perusahaan yang didirikan oleh ayahnya, Rupert Murdoch.

Perusahaan itu memiliki The Wall Street Journal, yang dikenal karena halaman editorialnya yang konservatif, dimana Rupert Murdoch telah menasihati para pemimpin dunia, mempertahankan filosofinya, tetapi putranya James selama bertahun-tahun telah bergerak ke kiri. Murdoch muda juga sebelumnya pernah menyatakan ketidaksetujuan dengan pandangan politik konservatif ayahnya.

James Murdoch dan istrinya Kathryn pada Januari mengutuk liputan organisasi tentang perubahan iklim, terutama karena menyangkal peran pemanasan global dalam kebakaran hebat di Australia.


"Pengunduran diri saya disebabkan oleh ketidaksepakatan atas konten editorial tertentu yang diterbitkan oleh outlet berita perusahaan dan keputusan strategis tertentu lainnya," kata Murdoch dalam surat pengunduran dirinya, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (1/8).

James adalah seorang siswa dropout dari Harvard dan salah satu pendiri label musik hip hop, Murdoch muda adalah mantan kepala eksekutif Twenty-First Century Fox, sebelum sebagian besar asetnya dijual ke Walt Disney.

Kepergian putra dari Rupert Murdoch yang kini berusia 89 tahun itu akan meninggalkan dewan News Corp dengan 10 direktur.

Perwakilan Murdoch menolak berkomentar di luar surat pengunduran diri.

Langkah ini dilakukan seminggu setelah sekelompok jurnalis WSJ mengirim surat kepada penerbitnya, meminta penggambaran yang lebih jelas antara berita dan divisi opini, sementara mengutip "kurangnya pengecekan fakta dan transparansi."

James Murdoch, yang kakak laki-lakinya Lachlan Murdoch menjabat sebagai kepala Fox Corporation, telah meninggalkan sebagian kerajaan media, karena ketidaksukaannya pada Fox News.

"Selama pemilik kami memberikan kami hak istimewa untuk melakukannya, halaman opini akan terus mempublikasikan kontributor yang mengutarakan pendapat mereka dalam tradisi wacana yang kuat dan beralasan," kata dewan editorial WSJ sebagai tanggapan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya