Berita

Presiden Republik Serbia Aleksandar Vučić /Net

Dunia

Kunjungan Ke Batalyon Tank Ke-15 Angkatan Darat, Presiden Vucic Umumkan Investasi Serbia Dalam Sektor Pertahanan

SENIN, 27 JULI 2020 | 14:50 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Inisiatif tertentu dibutuhkan untuk memperkuat Pertahanan Serbia. Serbia saat ini tengah mengembangkan pertahanan dan kekuatan negaranya dengan menambah  14 pesawat tempur MiG-29 yang akan hadir dalam dua hingga tiga bulan ke depan.

Dalam kunjungannya ke batalyon Tank ke-15 Angkatan Darat Serbia di Sremska Mitrovica, Presiden Republik Serbia Aleksandar Vučić berkesempatan menyaksikan demonstrasi kemampuan perusahaan tank, kemampuan peleton api dalam operasi dan penggunaan beberapa peluncur roket 128 mm M77 "Oganj", presentasi baterai artileri modern dari sistem "Oganj" dan pelatihan praktis dari perusahaan tank, dikutip dari laman resmi Kepresidenan Serbia

“Kami telah memulihkan secara signifikan penerbangan bombardier, hari ini kami memiliki sepuluh 'Eagles', kami juga memiliki 'Super Seagulls G-4' yang dapat kami gunakan dalam operasi itu, tetapi ini harus jauh lebih kuat. Kami akan mencoba membeli pembom serangan, yang mampu melakukan pertempuran jarak dekat di udara tetapi juga untuk menyerang sasaran di darat,” kata Vucic kepada wartawan setelah kunjungan di "Boško Palkovljević Pinki", Minggu (26/7).


"Di sini, di bagian Brigade Pertama tentara kita, kita bisa melihat pelatihan, persiapan, dedikasi, dan komitmen dalam pekerjaan kapal tanker kita, juga perubahan-perubahan yang kita perkenalkan di unit artileri dan rudal kita," ujar Vucic.

"Hari ini, Anda melihat semua bentuk modular baru yang kami buat, semuanya otomatis dan sebagian besar dilakukan di pabrik kami di Serbia. Kendaraan, platform, dan roket semuanya dibuat di Serbia - di Krušik, Petoletka, dan FAP. Kami mencari cara untuk memperkuat pasukan kami dalam keadaan sulit," kata Vucic lagi.

Serbia bercita-cita untuk menjaga netralitas militer, keamanan, stabilitas dan perdamaian, bukan hanya itu saja tetapi juga untuk mempertahankan pertahanan negara yang sehat, jika perlu, dan mengumumkan tambahan.

Vucic menekankan dalam dua hingga tiga bulan, Serbia akan memiliki 14 pesawat tempur MiG-29 setelah pengiriman model tersebut dari Rusia.

“Tidak bisa dipercaya bagaimana setiap orang di wilayah ini mendapatkan uang untuk senjata, meskipun hutang publik mereka meningkat. Kami sebagai negara netral militer akan berinvestasi secara signifikan, sejauh ini jumlah terbesar, ke dalam industri militer kami, dan saya percaya kami akan selalu dapat menjamin perdamaian, keamanan dan stabilitas, tanpa terlibat dalam perlombaan senjata apa pun,” katanya.  

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya